Dua Bos MEDS Saling Oper 37,5 Juta Saham Harga Rendah, Jual Premium!
:
0
Pengurus Hetzer Medical menunjukkan tanda mata dari Bursa Efek Indonesia. Foto: Istimewa.
EmitenNews.com - Aksi transaksi partai besar terjadi di saham PT Hetzer Medical Indonesia Tbk. (MEDS) pada 20 Februari 2026. Direktur perseroan, Fancy Marsiana, melepas seluruh kepemilikan sahamnya melalui transaksi di harga Rp40 per lembar.
Laporan transkasi MEDS dalam keterbukaan informasi Senin (23/2/2026) menyampaikan Fancy menjual sebanyak 37.500.000 lembar saham di harga Rp40 per saham. Dengan harga tersebut, kalkulasi divestasinya mencapai Rp1,5 miliar.
"Tujuan dari transaksi ini adalah untuk Divestasi dengan kepemilikan saham langsung," tulis Fancy dalam keterangan transaksi.
Alhasil, melalui transaksi crossing itu, kepemilikan Fancy di MEDS kini menjadi 0 lembar saham dari sebelumnya 37,5 juta lembar atau setara 2,4 persen.
Berada di hari yang sama, Komisaris Utama sekaligus pengendali perseroan, Jemmy Kurniawan, melakukan aksi tampung pembelian saham dari Fancy. Ia membeli sebanyak 37.500.000 lembar saham di harga Rp40 per saham dengan nilai transaksi Rp1,5 miliar.
Tak hanya itu, Jemmy juga melepas 3.000.000 lembar saham di harga atas yakni, di Rp78 per saham. Nilai penjualan tersebut mencapai Rp234 juta.
"Transaksi ini dilakukan dengan tujuan penambahan dan pengurangan saham dengan kepemilikan saham langsung," tulis Jemmy dalam keterangan transaksi.
Secara bersih, dari sisi arus dana transaksi jual dan beli di hari yang sama, Jemmy mencatatkan selisih positif sekitar Rp1,266 miliar.
Pascatransaksi, kepemilikan saham Jemmy meningkat menjadi 982,3 juta lembar atau setara 62,87 persen dari sebelumnya 947,8 juta lembar atau 60,66 persen.
Adapun, pada perdagangan Selasa (24/2) saham MEDS terpantau terkoreksi 2,50 persen di Rp78 per lembar saham.
Related News
Keuangan WIKA Kembang Kempis, Bagaimana Nasib Investor Ritel?
Emiten Ponakan Prabowo (TRIN) Raup Laba 387,5 Persen, Liukan Sahamnya?
Lepas dari Hary Tanoe, Ledakan Saham IATA Tidak Terbendung
Strategi PGE (PGEO), Dorong Peningkatan Produksi Listrik
Setelah J&T Cargo, Argo Pantes Amankan Kontrak Baru Rp48M Omya Group
Transformasi TelkomGroup Tunjukkan Hasil, Lihatlah Kinerja InfraNexia





