Dukung Kemajuan UMKM Indonesia, BCA Produksi 35.000 Seragam Batik dari Pengrajin Lokal
EmitenNews.com - Selama 65 tahun berkarya, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) terus berkomitmen mendukung UMKM Indonesia. Salah satunya dengan memproduksi 35.000 seragam batik dari pengrajin lokal, di Pekalongan, Jawa Tengah. Ini salah satu bagian dari komitmen BCA mengedepankan nilai-nilai environmental, social, and governance (ESG) mengacu pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) dan realisasi dari #BCAForSustainability.
BCA menyadari bahwa kecintaan pada produk lokal harus senantiasa didorong melalui kontribusi berbagai pihak, termasuk melalui korporasi untuk mendukung ekonomi kerakyatan, terutama pelaku UMKM di tengah kondisi penuh tantangan selama pandemi Covid-19 saat ini. Inisiatif BCA untuk mendukung pelaku UMKM, salah satunya bekerja sama dengan pengrajin lokal di Pekalongan, Jawa Tengah, untuk memproduksi seragam batik BCA bernuansa budaya nusantara.
BCA, salah satu bank terkemuka di Indonesia yang fokus pada bisnis perbankan transaksi serta menyediakan fasilitas kredit dan solusi keuangan bagi segmen korporasi, komersial, UKM, dan konsumer. Pada akhir Desember 2021, BCA melayani 29 juta rekening nasabah dan memproses sekitar 48 juta transaksi setiap hari, didukung oleh 1.242 kantor cabang, 18.034 ATM, serta layanan internet & mobile banking dan contact center Halo BCA yang dapat diakses 24 jam.
Kehadiran BCA didukung sejumlah entitas anak yang berfokus pada pembiayaan kendaraan, perbankan syariah, sekuritas, asuransi umum dan jiwa, perbankan digital, pengiriman uang, dan pemodal ventura. BCA berkomitmen membangun relasi jangka panjang dengan nasabah, mengutamakan kepentingan Bersama, dan menciptakan dampak positif pada masyarakat luas. Dengan lebih dari 25.000 karyawan, visi BCA adalah untuk menjadi bank pilihan utama andalan masyarakat yang berperan sebagai pilar penting perekonomian Indonesia. (Eko Hilman). ***
Related News
Apa Itu Saham Gorengan? Begini Cara Menghindarinya
IHSG Bangkit! Ditutup Lompat 2,52 Persen ke Level 8.122
Biaya Transaksi Kurang Kompetitif Jadi Hambatan Utama Bursa Kripto RI
SBN Ritel Perdana 2026, Penawaran ORI029 Dibuka hingga 19 Februari
IHSG Rebound ke 8.047 di Sesi I (3/2), 10 dari 11 Sektor Mulai Bangkit
Perkuat Konektivitas Pembayaran Lintas Negara, BI Gabung Proyek Nexus





