Dukungan Kuat Induk Malaysia Mantapkan Rating CIMB Niaga idAAA
:
0
Gedung CIMB Niaga. (Foto: Info Ekonomi)
EmitenNews.com - Lembaga pemeringkat efek Indonesia (PEFINDO) menetapkan peringkat tertinggi idAAA dengan prospek stabil untuk PT Bank CIMB Niaga Tbk (Bank CIMB Niaga). Peringkat ini menegaskan kemampuan superior perseroan dalam memenuhi komitmen keuangan jangka panjangnya relatif terhadap obligor lain di Indonesia.
Berdasarkan laporan resmi PEFINDO, penetapan peringkat idAAA ini terutama mencerminkan kemungkinan yang sangat kuat atas dukungan finansial dan operasional dari CIMB Group selaku perusahaan induk asal Malaysia.
Penilaian tersebut diperkuat oleh profil kredit berdiri sendiri (standalone credit profile) Bank CIMB Niaga yang ditopang oleh posisi bisnis serta permodalan yang sangat kuat di pasar domestik.
Meski demikian, PEFINDO memberikan catatan bahwa peringkat perseroan dibatasi oleh tantangan dalam meningkatkan profitabilitas. Hal ini terjadi di tengah ketatnya persaingan antarbank di tanah air untuk memperebutkan dana murah (low-cost funds).
PEFINDO menggarisbawahi bahwa peringkat dapat diturunkan apabila terdapat pelemahan material pada tingkat dukungan induk usaha. Penurunan tersebut dapat terindikasi dari pengurangan saham secara signifikan atau merosotnya kontribusi Bank CIMB Niaga terhadap kinerja grup secara keseluruhan.
Keberadaan bank berskala besar dengan peringkat kredit tertinggi seperti CIMB Niaga vital dalam menopang stabilitas sektor keuangan serta penyaluran kredit ekonomi nasional.
Secara histori, Bank CIMB Niaga terbentuk pada 2008 melalui merger antara PT Bank Niaga Tbk dan PT Bank Lippo Tbk. Per 30 Juni 2026, CIMB Group Sdn Bhd, Malaysia (anak usaha yang dimiliki sepenuhnya oleh CIMB Group Holdings Bhd) menguasai 92,46% saham perseroan—termasuk 1,02% lewat PT Commerce Kapital—sementara 7,54% sisanya dimiliki publik.(*)
Related News
IHSG Konsolidasi Melemah, Pantau Data Inflasi AS & Aksi Jual Asing
Rugi Makin Bengkak, Saham FLMC Menari Lincah
Buang Habis Saham INPP, CGS Securities Raup Dana Jumbo
Harga Minyak Naik, PEFINDO Naikkan Prospek Chandra Asri (TPIA)
Aset Jumbo, Saham SOCI Melambung Ratusan Persen
Laba Naik Ratusan Persen, PSAB Jadwal Dividen Interim Rp793,8 Miliar





