Ekspansi, KSP Modali Acset (ACST) Rp500 Miliar
EKSPLORASI - Acset mengembangkan usaha pengeboran minyak lepas pantai. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Acset Indonusa (ACST) bakal menggeber private placement Rp500 miliar. Itu dengan menawarkan 5 miliar saham dengan nilai nominal Rp100. Pengeluaran saham anyar setara 39 persen dari modal ditempatkan, dan disetor penuh itu, dibalut dengan harga pelaksanaan Rp100 per eksemplar.
PT Karya Supra Perkasa (KSP) akan menyerap saham baru tersebut. KSP merupakan pemegang saham utama, dan pemegang saham pengendali perseroan, dan karenanya merupakan pihak terafiliasi dari perseroan, sebagaimana diatur dalam Pasal 44B POJK 14/2019, perseroan dikecualikan untuk mengikuti ketentuan sebagaimana tersebut.
Setelah pelaksanaan private placement tersebut, jumlah modal ditempatkan dan disetor perseroan yang semula 12,67 miliar lembar akan menjadi 17,67 miliar helai. Penyaluran dana dari hasil private placement untuk memperkuat struktur permodalan, dan memperbaiki kondisi keuangan.
Itu diperlukan untuk keperluan pendanaan pengembangan bisnis perseroan, mengingat dengan pulihnya kondisi keuangan akan memudahkan untuk memperoleh proyek-proyek baru, dan fasilitas keuangan penunjang. Seiring perbaikan kondisi keuangan akan memudahkan perseroan dalam mengikuti tender.
Itu penting untuk memperoleh proyek-proyek baru, dan fleksibilitas dalam mendapat fasilitas pembiayaan dari bank maupun institusi keuangan lainnya. Selain pengembangan bisnis, penggunaan dana private placement untuk memperbaiki modal kerja sebagai bagian dari pemenuhan kewajiban jangka pendek, untuk membiayai kebutuhan proyek mendatang, dan pelaksanaan proyek sedang berjalan.
Nah, jadwal private placement Acset Indonusa menjadi sebagai berikut. Penerbitan saham baru hasil private placement pada 15 Mei 2025. Pencatatan saham baru di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 16 Mei 2025. Dan, pengumuman hasil pelaksanaan private placement pada 19 Mei 2025. (*)
Related News
Usai Emtek, Komut SCMA Adi Sariatmadja Ikut Aksi Borong Saham
Baru Saja Suspensi Dicabut, TAMA Kembali Senggol ARA
Lepas Dari Pengawasan BEI, EURO Langsung Ngegas
Broker Boy Thohir (TRIM) Tawarkan Obligasi Rp250 Miliar, Ini Tujuannya
Ekspansi Kredit, BANK Jajakan Sukuk Wakalah Rp500 Miliar
Longsor 441 Persen, Sudahi 2025 UCID Boncos Rp1,19 Triliun





