Eksplorasi ARCI Habiskan Rp40 Miliar Lebih, Temuan Emas Masih Terbatas
:
0
Toka Tindung Gold Mine hasil eksplorasi emiten ARCI. Foto: ARCI.
EmitenNews.com - PT Archi Indonesia Tbk. (ARCI) emiten pertambangan emas ini mencatat biaya eksplorasi sebesar USD2,4 juta atau setara sekitar Rp40,8 miliar (asumsi kurs Rp17.000/USD) sepanjang triwulan I 2026.
Corporate Secretary ARCI Hidayat Dwiputro Sulaksono dalam keterangan tertulis Kamis (9/4) menyampaikan, “Kegiatan eksplorasi dilakukan di Tambang Emas Toka Tindung, Sulawesi Utara, melalui entitas anak PT Meares Soputan Mining dan PT Tambang Tondano Nusajaya.”
Pada periode tersebut, perseroan diungkapkan Hidayat bahwa ARCI melakukan pengeboran di 76 titik dengan total kedalaman mencapai 20.793 meter. Aktivitas ini dikerjakan oleh PT Maxidrill Indonesia menggunakan metode diamond drilling (DD) dan reverse circulation (RC).
Meski dana yang digelontorkan cukup besar, hasil pengeboran menunjukkan temuan kadar emas yang masih bervariasi. Berikut di antaranya interval 4,6 meter dengan kadar 10,2 gram per ton (g/t), kemudian 3,35 meter dengan kadar 2,10 g/t, serta 18,15 meter dengan kadar 2,24 g/t.
Hidayag menyebut area eksplorasi dipilih secara selektif berdasarkan data historis dan interpretasi geologi, termasuk wilayah di dalam dan luar pit yang telah teridentifikasi.
Pembaruan model geologi juga telah dilakukan guna mengoptimalkan peluang penambahan sumber daya mineral.
Related News
Pendapatan Q3-2026 Jasa Armada (IPCM) Tembus Rp1,15 Triliun
Japfa (JPFA) Tabur Dividen Rp1,05 Triliun, Cair 12 November 2026!
Disokong 3 Lini Bisnis, Elnusa (ELSA) Raih Laba Bersih Rp681,5 Miliar
Masuk UMA, Saham Ini Dipantau BEI Akibat Pola Transaksi Tak Wajar
Masih Tertekan, TRUK Kantongi Rugi Bersih Rp3,59 Miliar di Q3 2026
AALI Panen Laba Bersih Rp1,9 Triliun, Tumbuh 78 Persen di Q3 2026





