Emiten Bioskop CNMA Bagi-Bagi Saham Treasuri ke Investor, Rasio 50:1
PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk (CNMA) menyampaikan rencana pengalihan saham hasil pembelian kembali (treasury stock)
EmitenNews.com - Manajemen PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk (CNMA) menyampaikan rencana pengalihan saham hasil pembelian kembali (treasury stock) dengan cara mendistribusikannya kepada pemegang saham secara proporsional.
Dalam keterbukaan informasi, Kamis, (26/2/2026), Corporate Secretary CNMA, Indah Tri Wahyuni, menjelaskan total saham hasil buyback yang akan dialihkan mencapai 1.698.015.400 saham. Rencana tersebut akan dimintakan persetujuan pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang dijadwalkan pada 6 April 2026.
Sebagai informasi, emiten pengelola bioskop Cinema XXI dan IMAX tersebut telah melaksanakan program pembelian kembali saham pada periode 24 Maret 2025 hingga 24 Maret 2026. Namun, pelaksanaan buyback tersebut telah dihentikan lebih awal berdasarkan Keputusan Sirkuler Direksi tertanggal 18 Februari 2026.
Adapun saham hasil buyback akan dialihkan dengan mekanisme distribusi saham treasuri kepada pemegang saham. Apabila terdapat sisa saham dari hasil pembulatan distribusi, sisa tersebut akan dijual di pasar. Harga pelaksanaan distribusi ditetapkan berdasarkan nilai buku rata-rata perolehan saham.
Dalam keterbukaan informasi, Perseroan mengusulkan rasio pembagian saham hasil pembelian kembali sebesar 1 saham treasuri untuk setiap 50 saham lama yang dimiliki pemegang saham. Pembagian dilakukan dengan pembulatan ke bawah, dan Perseroan tidak akan membagikan saham atas kepemilikan yang berada di bawah rasio tersebut.
Jika memperoleh persetujuan RUPST, pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada tanggal pencatatan (recording date) berhak menerima distribusi saham treasuri sesuai rasio yang ditetapkan.
Perseroan juga telah menetapkan jadwal indikatif pelaksanaan distribusi saham hasil buyback, dengan cum date pasar reguler dan negosiasi pada 14 April 2026, recording date pada 16 April 2026, serta tanggal distribusi saham melalui rekening efek di Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) pada 6 Mei 2026.
Related News
Pascabencana Aceh, Waskita Karya Fiksasi SPAM Untuk Air Bersih 3000 KK
Dilusi 50 Persen! Rights Issue UANG Incar Dana Ekspansi & Bayar Utang
Pendapatan Bunga BVIC Naik Tipis, Laba Bersih 2025 Sentuh Rp131,74M
HAIS Setujui 30 Persen Laba untuk Dividen, Tebar Rp9,95 per Saham
PGN Targetkan Penyaluran Gas Naik 4 Persen Jadi 877 BBTUD Pada 2026
Grup Bakrie Perluas Kemitraan, BIPI dan ENRG Teken Kontrak Baru!





