EmitenNews.com - PT Sona Topas Tourism Tbk. (SONA) emiten milik konglomerat Dato' Sri Tahir mencatat lonjakan laba bersih tahun berjalan sebesar Rp89,06 miliar pada 2025, melonjak 130,8 persen secara year on year dibandingkan Rp38,59 miliar pada 2024.

Kinerja tersebut ditopang pertumbuhan pendapatan serta efisiensi biaya. Sepanjang 2025, pendapatan usaha terkumpul sebesar Rp899,78 miliar, meningkat 5,73 persen yoy dari Rp851,00 miliar pada tahun sebelumnya.

Menengok sisi lain, beban pokok penjualan justru turun menjadi Rp406,26 miliar, atau menyusut 4,31 persen yoy dari Rp424,59 miliar. Kondisi ini mendorong laba kotor meningkat menjadi Rp493,52 miliar, melonjak 15,74 persen yoy dibandingkan Rp426,41 miliar pada 2024.

Efisiensi juga terlihat pada beban usaha yang turun tipis menjadi Rp389,46 miliar atau menyusut 0,11 persen year on year dari Rp389,87 miliar. Alhasil, laba usaha melonjak menjadi Rp104,06 miliar, meroket 184,94 persen yoy dibandingkan Rp36,52 miliar pada tahun sebelumnya.

Sejalan dengan itu, laba sebelum pajak tercatat Rp117,37 miliar, meningkat 146,71 persen yoy dari Rp47,57 miliar.

Lalu, dari sisi neraca, total aset perseroan naik menjadi Rp979,80 miliar hingga akhir 2025 atau tumbuh 7,44 persen yoy dari Rp911,93 miliar pada akhir 2024. Liabilitas turun menjadi Rp249,32 miliar, menyusut 9,64 persen year on year dari Rp275,91 miliar, sementara ekuitas meningkat menjadi Rp730,40 miliar, naik 14,84 persen yoy dari Rp636 miliar.

Beriringan dengan terbitnya pembukuan keuangan tahun penuh 2025 ini, pada perdagangan Jumat (13/3) saham SONA tercatat menguat 1,75 persen naik 50 poin di posisi Rp2.320.