Emiten Hapsoro (RATU) Menang Penjualan 20% Hak Partisipasi Gas Madura
Manajemen RATU ketika mencatatkan sahamnya di BEI.
EmitenNews.com - PT Raharja Energi Cepu Tbk. (RATU) emiten milik suami Puan Maharani itu yakni, Happy Hapsoro mengumumkan bahwa perseroan telah ditetapkan sebagai pemenang dalam proses penjualan atas saham SMS Development Limited (SMSDL), perusahaan yang memiliki 20% partisipasi tak langsung pada Husky–CNOOC Madura Limited (HCML).
HCML merupakan operator pengembangan dan produksi gas alam yang beroperasi di wilayah perairan Madura.
Penetapan tersebut disampaikan Corporate Secretary RATU, Adrian Hartadi melalui keterbukaan informasi pada Senin (1/12/2025). Adrian memaparkan bahwa keputusan ini belum diikuti dengan penentuan mekanisme transaksi lebih lanjut, termasuk skema akuisisi, struktur pembiayaan, rencana penyertaan modal, maupun bentuk struktur transaksi lain yang mungkin diperlukan.
Adrian menyatakan bahwa seluruh proses lanjutan akan bergantung pada perjanjian mengikat (binding agreement) dan ketentuan hukum yang berlaku.
RATU menjelaskan bahwa penunjukan sebagai pemenang proses penjualan belum menimbulkan dampak material terhadap kondisi keuangan, operasional, maupun kelangsungan usaha perseroan.
Dampak baru akan muncul apabila RATU memasuki tahap penandatanganan perjanjian mengikat dan/atau setelah diperolehnya persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham sesuai ketentuan perundang-undangan.
Pada perdagangan Senin (1/12) saham RATU sempat menguat 3,09% di Rp12.500 namun di sesi II perdagangan tercatat saham RATU mengalami koreksi 3,30% turun 300 poin ke Rp11.700 akibat tekanan Unusual Market Activity (UMA) oleh otoritas bursa.
Related News
Mitratel dan ZTE Jajaki Kolaborasi Teknologi RAN dan Efisiensi Energi
PLIN Ditegur Lagi Soal Free Float, Ketidakpastian Pasar Jadi Alasan
Siapkan 26.000 Tenaga Kerja, PADA Gas Jasa Kurir Jadi Mesin Cuan Baru
BBCA Setujui Dividen Tunai Rp336 per Saham, Setara 72 Persen Laba 2025
Rights Issue Jilid III, COCO Siap Terbitkan 10,67 Miliar Saham & Waran
Timur Tengah Memanas, BULL Tambah Armada Tanker LNG Kedua di Awal 2026





