Emiten Kapal (CANI) Ungkap Pengunduran Diri Komisaris Lagi, Ada Apa?
:
0
Corporate Secretary PT Capitol Nusantara Indonesia Tbk (CANI), Riduwan Kosasih saat melakukan pemaparan kinerja secara virtual. Arsip Foto: Rizki/Emitennews
EmitenNews.com - PT Capitol Nusantara Indonesia Tbk. (CANI) menerima pengunduran diri Heryanto Cokro dari jabatannya sebagai Komisaris Independen perseroan. Pada saat sebelumnya juga terpantau Presiden Komisaris CANI, Richie Limson juga menyatakan pengunduran dirinya pada 11 Februari 2026.
Corporate Secretary CANI, Riduwan, dalam keterangan tertulis Kamis (12/3/2026) menyampaikan bahwa perseroan telah menerima surat pengunduran diri Heryanto pada 12 Maret 2026.
Meski terdapat perubahan dalam jajaran pengurus, perseroan memastikan kegiatan usaha dan operasional perusahaan tetap berjalan sebagaimana mestinya.
Selanjutnya, keputusan terkait pengunduran diri tersebut akan dibahas dan dimintakan persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) sesuai dengan ketentuan dalam Anggaran Dasar Perseroan serta peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Pengunduran diri anggota dewan komisaris tersebut juga akan ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Bursa Efek Indonesia.
Sebagai catatan, emiten ini sempat menargetkan penurunan kerugian secara signifikan dan membidik proyek logistik laut serta infrastruktur baru untuk tahun buku 2026 guna memperbaiki kinerja keuangan yang sebelumnya sempat tercatat negatif.
Adapun emiten CANI bergerak di bidang penyedia jasa pelayaran dan logistik maritim, terutama untuk mendukung industri energi (migas) dan pertambangan (seperti pengangkutan batubara dan pasir). Mengoperasikan berbagai jenis kapal seperti tugboat (kapal tunda), tongkang, dan kapal pendukung industri lepas pantai. Berpusat di Samarinda, Kalimantan Timur, dengan fokus layanan di wilayah perairan Indonesia.
Related News
Saham EBT Grup Astra Lanjutkan Reli ARB
Sempat 3 Hari ARB Lalu Berlanjut ARA, Saham PTSP Berakhir Digembok
CGV (BLTZ) Catat Penurunan Laba di Q3 2026, Pendapatan Merosot 12%
Sahamnya Anjlok 90% Lebih dalam Setahun, FILM & COIN Divonis UMA BEI
PGAS Sedot LNG Blok Masela USD7,34 Miliar
ARTO Cetak Laba Melonjak 49 Persen, Naik Menjadi Rp298M di Kuartal III





