Emiten Prajogo Pangestu (BRPT) Tawarkan Obligasi Rp1 T Bunga 8,5-9,5 Persen, Cek Jadwalnya
:
0
EmitenNews.com - Emiten milik Prajogo Pangestu PT Barito Pacific Tbk (BRPT) akan menawarkan Obligasi Berkelanjutan III Tahap II Tahun 2023 dengan pokok obligasi sebanyak-banyaknya senilai Rp 1 triliun. Obligasi ini merupakan bagian dari penerbitan Obligasi Berkelanjutan III BRPT dengan target perolehan dana hingga senilai Rp 3 triliun.
PT PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dalam pengumuman resmi (10/11) menyampaikan bahwa Obligasi ini diterbitkan dalam dua eri. Rinciannya, untuk seri A sebesar Rp700 miliar dengan tenor 3 tahun dan tingkat bunga 8,5% selanjutnya Seri B sebesar Rp300 miliar berjangka waktu 5 tahun dengan bunga 9,5%.
Bunga Obligasi dibayarkan setiap triwulan sejak tanggal Emisi, dimana Bunga Obligasi pertama akan dibayarkan pada tanggal 28 Februari 2024 sedangkan Bunga Obligasi terakhir sekaligus jatuh tempo Obligasi akan dibayarkan pada tanggal 28 November 2026 untuk Obligasi Seri A dan tanggal 28 November 2028 untuk Obligasi Seri B. Pelunasan Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat jatuh tempo.
Obligasi ini memiliki rating A+ (single A Plus) dari Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) ini, Perseroan akan dibantu oleh PT BCA Sekuritas dan Sucor Sekuritas bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi obligasi dan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) sebagai wali amanat.
Seluruh dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Obligasi ini, setelah dikurangi biaya-biaya emisi, seluruhnya akan dipergunakan sebesar Rp271 miiar untuk pembayaran penuh atas sisa saldo utang Obligasi Berkelanjutan I Barito Pacific Tahap I Tahun 2019 Seri B dan sebesar Rp136 miliar untuk pembayaran penuh atas sisa saldo utang Obligasi Berkelanjutan I Barito Pacific Tahap II Tahun 2020 Seri B.
Related News
DSSA Lepas 9,63 Miliar Saham Treasury Mulai 10 Agustus, Siap Tampung?
Harga Rights Issue AHAP Rp50, Anthoni Salim via ACA Serap Rp109,5M
VISI Lunasi Utang BCA Usai Raffi-Nagita Masuk, Liabilitas Turun 82%
ABMM Kebut Produksi Tambang Aceh, Laba Semester I Melonjak 42 Persen
APLN Agresif Pangkas Utang, Kinerja Semester I Ikut Melonjak
Pendapatan KIJA Susut 11 Persen, Recurring Income Malah Dominan





