EmitenNews.com - PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) menyatakan terbuka untuk mengevaluasi potensi kerja sama dengan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di masa mendatang. Namun hingga saat ini, Perseroan menegaskan belum terdapat komunikasi maupun penjajakan kerja sama strategis yang bersifat material dengan pengelola koperasi tersebut.

Corporate Secretary MPPA, Mirtha Sukanto, menjelaskan Perseroan akan mempertimbangkan peluang kolaborasi sepanjang sejalan dengan strategi bisnis, memberikan nilai tambah bagi perusahaan dan pemegang saham, serta tetap mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik.

"Perseroan terbuka untuk mengevaluasi potensi kerja sama di masa mendatang sepanjang sejalan dengan strategi bisnis Perseroan dan memberikan nilai tambah bagi Perseroan serta pemegang saham," ujar Mirtha dalam keterbukaan informasi, Rabu (3/6/2026).

Menjawab pertanyaan Bursa Efek Indonesia terkait dampak kehadiran KDMP terhadap industri ritel modern, MPPA menilai koperasi tersebut merupakan bagian dari perkembangan ekosistem perdagangan dan distribusi kebutuhan pokok nasional.

Meski demikian, Perseroan belum melihat adanya perubahan signifikan terhadap peta persaingan bisnis ritel modern.

Menurut Mirtha, model bisnis MPPA yang berfokus pada format supermarket, hypermarket, serta ekosistem ritel pendukung lainnya memiliki karakteristik berbeda dibandingkan koperasi desa, baik dari sisi ragam produk, sistem distribusi, maupun pengalaman berbelanja yang ditawarkan kepada konsumen.

Ia menegaskan, hingga saat ini kehadiran KDMP dinilai belum memberikan dampak material terhadap operasional maupun kinerja bisnis Perseroan.

Meski belum melihat ancaman langsung, Perseroan tetap memantau perkembangan KDMP secara berkelanjutan, terutama apabila di masa mendatang terjadi ekspansi skala usaha, perluasan fungsi, maupun perubahan pola distribusi yang berpotensi bersinggungan dengan segmen pasar yang digarap MPPA.