EmitenNews.com - PT Pradiksi Gunatama Tbk. (PGUN) emiten sawit konglomerasi Haji Isam mencatat laba bersih tercatat sebesar Rp159,30 miliar, melesat 101,19 persen yoy dari Rp79,18 miliar.

Sejalan dengan itu, laba per saham dasar naik menjadi Rp27,76 dari sebelumnya Rp13,80.

Berdasarkan laporan keuangan per 31 Desember 2025, penjualan bersih perseroan tercatat Rp792,72 miliar, naik 7,33 persen secara year on year (yoy) dari Rp738,56 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Kinerja profitabilitas menunjukkan akselerasi lebih tinggi. Laba bruto mencapai Rp277,30 miliar, tumbuh 26,67 persen yoy dari Rp218,91 miliar. Laba usaha naik menjadi Rp224,41 miliar atau meningkat 48,92 persen yoy dari Rp150,69 miliar.

Sementara itu, laba sebelum pajak tercatat Rp199,15 miliar, melonjak 95,57 persen yoy dibandingkan Rp101,82 miliar pada 2024.

Menilik neracanya, total aset perseroan tercatat Rp2,52 triliun, turun 4,18 persen yoy dari Rp2,63 triliun. Penurunan ini diikuti oleh liabilitas yang menyusut menjadi Rp602,11 miliar, turun 28,85 persen yoy dari Rp846,24 miliar. Sementara itu, ekuitas meningkat menjadi Rp1,91 triliun, tumbuh 6,70 persen yoy dari Rp1,79 triliun.

Kombinasi lonjakan laba dan penurunan liabilitas mencerminkan perbaikan struktur keuangan perseroan, meski di saat bersamaan terjadi normalisasi aset.

Beriringan dengan terbitnya pembukuan keuangan tahun penuh 2025 ini, pada perdagangan Selasa (17/3) saham PGUN tercatat menguat 4,42 persen naik 325 poin di level Rp7.675.