Eropa Berlakukan EUDR, Menko Luhut Ancam Alihkan Ekspor Sawit ke Afrika
:
0
Petani kelapa sawit. dok. Liputan6.
EmitenNews.com - Tidak gentar dengan tekanan Eropa, pemerintah memastikan akan mengalihkan ekspor minyak sawit Indonesia ke Afrika. Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan karena kebijakan anti deforestasi European Union Deforestation-Free Regulations (EUDR), pemerintah akan mengalihkan ekspor minyak sawit dari Eropa ke Afrika.
Dalam keterangannya yang dikutip Sabtu (24/6/2023), Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan, sudah menyampaikan sikap pemerintah Indonesia itu kepada parlemen Uni Eropa.
“Jadi saya sudah bilang ke parlemen Uni Eropa, kita juga lagi mikir-mikir kalau ekspor ke kalian 3,3 juta ton, mungkin kita alihkan secara bertahap ke Afrika supaya kalian jangan ribut sama kami,” tegas Luhut Binsar Pandjaitan dalam konferensi pers soal peningkatan tata kelola industri sawit di Jakarta, Jumat (23/6/2023).
Sebelumnya, Uni Eropa telah menerapkan kebijakan European Union Deforestation - Free Regulation (EUDR). Dengan kebijakan deforestasi itu, Uni Eropa mewajibkan setiap eksportir melakukan verifikasi untuk menjamin produknya tidak berasal dari kawasan hasil penggundulan hutan atau deforestasi.
Sesuai EUDR, jika ditemukan adanya pelanggaran, eksportir dapat dikenai denda hingga 4 persen dari pendapatan yang diperoleh Uni Eropa.
Related News
Penyaluran Kredit Perbankan Terus Meningkat, Begini Catatan OJK
Tunda Penerapan Pajak Marketplace, Ini Pertimbangan Menkeu Purbaya
Honda Banderol Super-ONE EV Rp438 Juta untuk Pasar Indonesia
Ekonomi Kuartal II Tumbuh 5,29%, di Atas Tahun Lalu di Bawah KuartaI I
Tembaga Rekor USD6,6 Per Pon, Sinyal Positif Emiten Tambang
Efek Hormuz Tekan Bunga Fed, Emas Antam Turun Rp4.000





