Gandeng Sat Nusapersada (PTSN), Smartphone POCO Tegaskan TKDN 30 Persen
:
0
EmitenNews.com—Brand teknologi global yang populer di kalangan penggemar teknologi muda dunia, POCO merakit 100 persen produk yang dipasarkan di Indonesia dengan menggaet PT Sat Nusapersada Tbk (PTSN).
Hal ini adalah bagian dari komitmen POCO untuk mendukung pemerintah, dalam mendorong pertumbuhan industri dan ekonomi di Indonesia, serta memberikan akses terhadap inovasi dan teknologi terkini bagi generasi muda Indonesia.
“Kualitas adalah salah satu hal krusial dari bisnis POCO. Didesain dan dirancang dengan inovasi terdepan, POCO terus berfokus pada pembuatan perangkat dengan performa ekstrem dan harga ekstrem untuk memenuhi kebutuhan anak muda yang mencari kualitas yang terbaik. Di POCO, setiap produk yang dirakit di Indonesia memiliki kualitas dan pengujian yang sama dengan standar global,” ujar Head of Marketing POCO Indonesia, Andi Renreng, Kamis (29/9/2022).
Adapun produk-produk yang dirakit di Indonesia memiliki nilai TKDN lebih dari 30%. Seperti POCO F4 yang memiliki TKDN 30,6% dan POCO F4 GT dengan TKDN 36,51%.
Di samping itu, dalam memproduksi produk-produknya di PTSN, POCO membuka kesempatan kerja seluas-luasnya bagi masyarakat setempat, di mana 85% karyawan dari total jumlah karyawan, teknisi, maupun tenaga ahli pabrik adalah perempuan.
Semua personil pabrik juga telah mendapatkan pelatihan khusus dan sertifikasi berstandar internasional.
Setiap produk POCO yang dirakit dan dipasarkan di Indonesia telah melalui serangkaian tes ekstensif untuk memastikan kualitas terdepan.
Berbagai macam pengujian dilakukan pada setiap komponen smartphone, termasuk uji layar, audio, kamera, sinyal, accemelator, hingga berbagai fitur seperti juga fingerprint, dan lain-lain.
Selain itu, untuk memastikan kualitas dan durability dari smartphone, ketika proses perakitan telah selesai, dilakukan pula random sampling untuk kemudian diuji secara ekstrem seperti drop test, vibrate test, heat test, crushing test hingga water test.
Seluruh proses ini telah menjadi standar untuk seluruh lini produk POCO untuk memastikan kualitas dan daya tahan dari smartphone yang diproduksi telah memenuhi standar mutu.
Related News
Blue Bird (BIRD) Raup Pendapatan Rp1,45 Triliun Q1-2026, Cek Detailnya
ASII Kemas Laba Rp5,85 Triliun, Susut 15,58 Persen Kuartal I 2026
BBCA Mulai Eksekusi Buyback Saham, Segini Nilai Maksimumnya
Bukti GoPay Telah Jadi Mesin Pertumbuhan dan Laba GoTo, Cek Ya
Penjualan Q1-2026 HMSP Terpangkas Laba Malah Naik, Ini Pemicunya
Dividen Final Bank Mandiri (BMRI) Rp377 per Saham, Yield 8,4 Persen





