GDST Belum Operasikan Pabrik Plate Mill 2 Meski Selesai Dibangun, Ini Sebabnya
:
0
EmitenNews.com -PT Gunawan Dianjaya Steel Tbk (GDST) menyatakan telah menyelesaikan pembangunan pabrik plate mill 2 pada Agustus 2023. Meski sudah selesai hingga saat ini belum bisa berproduksi lantaran untuk instalasi permesinan baru mencapai 90 persen.
Hadi Sutjipto, Direktur GDST menjelaskan pabrik baru ini rencananya baru akan dilakukan tahap uji coba tanpa bahan baku (cold trial) pada November - Desember 2023. Lalu untuk ujicoba dengan bahan baku (hot trial) pada Januari - Maret 2023.
"Masih belum bisa dipastikan kapan Mill 2 akan berjalan secara penuh. Masa percobaan bisa memakan waktu 2 hingga 6 bulan," ujar Hadi dalam keterangannya, Senin (23/10).
Nantinya ketika pabrik baru ini beroperasi penuh, dia berharap total penjualan bisa mencapai 500 - 600 ribu ton per tahun. Dijelaskan untuk prospek Plate Mill 2, konsumsi di Indonesia tergolong masih rendah yaitu di bawah 70 kg per kapita. Angka ini tergolong kecil jika dibandingkan negara lain.
"Dengan data itu kami optimis bahwa potensi baja di Indonesia masih sangat besar," ulasnya.
Related News
ASMI Memahami Kinerja Semester I 2026 dalam Perspektif Fundamental
Gejolak Pasar Kripto, COIN Berbalik Boncos 253,74 Persen Semester I
NPGF Salurkan Dividen Mini, Telisik Jadwal Lengkapnya
Verah Wahyudi Lepas Saham TAMA Lewat Skema Repo
BRNA Right Issue Rp372,6 Miliar, Besok Buru Restu Investor
Direksi ISAT Kompak Borong Saham, Siapa Saja?





