EmitenNews.com - PT Gudang Garam Tbk (GGRM) mengatakan tidak ada belanja modal atau capex untuk Bandara Dhoho Kediri, Jawa Timur. Bandara tersebut digarap oleh anak usaha GGRM yakni PT Surya Dhoho Investama (SDHI).

Direktur GGRM, Istata Taswin Siddharta menerangkan bahwa hingga saat ini Bandara Dhoho Kediri belum memberikan kontribusi positif bagi perseroan. 

“Bandara ini merupakan proyek jangka panjang. Sampai saat ini belum memberikan kontribusi positif buat perusahaan, dan itu kami perkirakan tetap seperti itu buat beberapa tahun ke depan,” kata Istata dalam press conference Public Expose Live, Kamis (10/9).

Selain bandara, GGRM juga mengatakan tidak akan menggelontorkan lagi belanja modal alias capex untuk operasional rokok. Kendati demikian, GGRM mengatakan bahwa capex masih akan dianggarkan untuk progres pembangunan jalan tol. 

Proyek jalan tol GGRM digarap oleh anak usaha perseroan yaitu PT Surya Sapta Agung Tol (SSAT), yang menghubungkan rute Kediri-Tulungagung di Jawa Timur.

Diketahui, proyek jalan tol itu membentang sepanjang 44,17 km dan terdiri dari dua bagian utama yaitu akses menuju Bandara Dhoho Kediri sepanjang 6,82 km dan jalan utama Kediri-Mojo-Tulungagung sepanjang 37,35 km. 

Rencananya, GGRM akan menyuntikkan dana segar untuk melanjutkan proyek Jalan Tol tersebut sekitar Rp1 hingga Rp2 triliun

“Yang akan ada itu capex buat progres pembangunan jalan tol. Estimasi kami tahun ini sekitar antara satu hingga dua triliun,” tutur Istata.