GSMF Private Placement Rp106 per Lembar, Simak Jadwalnya
:
0
Suasana kantor Equity DevelopmentInvestment tampak sepi. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Equity Development Investment (GSMF) menghelat private placement Rp130 miliar. Itu dengan melepas 1,22 miliar eksemplar pada harga pelaksanaan Rp106 per saham. Penerbitan saham baru seri C setara 8,62 persen dari modal ditempatkan, dan disetor tersebut dibalut nilai nominal Rp100.
Private placement tahap I tersebut akan diserap Equity Global International Limited, pemegang saham pengendali GSMF dengan porsi 68,28 persen akan menyerap seluruh saham baru, dan menyetor dana tunai Rp150 miliar.
Setoran dana dari Equity Global terbagi dua tahap. Tahap pertama Equity Global menyetor Rp130 miliar, dan tahap II senilai Rp20 miliar. Menyusul aksi itu, pemodal lain akan mengalami dilusi kepemilikan 7,93 persen pada private placement tahap I.
Manajemen GSMF mengklaim private placement untuk memperkuat struktur permodalan, mendukung pengembangan anak usaha, dan operasional GSMF. Sekitar Rp60,13 miliar dari total dana Rp150 miliar tersebut, akan dipakai untuk konversi uang muka setoran modal dari Equity Global sebesar USD3,65 juta yang sudah diterima, dan dicatat per 31 Desember 2025.
Selanjutnya, Equity Global akan menyetor sisa dana Rp89,8 miliar secara tunai. Di mana, sebesar Rp60 miliar dari jumlah itu, dialokasikan untuk penambahan penyertaan modal pada Equity Finance Indonesia (EFI). Sisa dana untuk pengembangan usaha, kegiatan operasional perseroan, dan entitas anak.
Jadi, jadwal private placement tahap I menjadi sebagai berikut. Penerbitan private placement pada 25 Juni 2026. Pelaksanaan pencatatan saham baru di Bursa Efek Indonesia pada 25 Juni 2026, dan pengumuman hasil pelaksanaan private placement pada 27 Juni 2026. (*)
Related News
Penjualan Emiten Kacang Garuda (GOOD) Terbang 20,3%, Laba Bersih Naik
KOTA Gandeng Mitra Asal China Bidik Proyek EduHub Pertama di Indonesia
Astra (ASII) Kuasai 50% Pasar Mobil Nasional, Toyota-Lexus Dominan
Dana IPO RANS Telah Dipakai Buat Pelunas Utang Rp29,95M, Sisanya Nanti
Laba MYOR Naik Tipis, Arus Kas Operasi Melejit 315,8 Persen
Usai Melejit ARA, 2 Saham Lanjut Terkapar Ketika Dinaikkan Status UMA





