Gunakan Kas Internal, Anak Usaha PGN (PGAS) Akan Buyback Surat Utang USD200 Juta
EmitenNews.com - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN/PGAS) menyampaikan bahwa anak usahanya yakni PT Saka Energi Indonesia (SAKA) berencana melakukan pembelian kembali atau pembayaran surat utang yang akan jatuh tempo.
Corporate Secretary PGAS, Rachmat Hutama menuturkan, SAKA diketahui menerbitkan surat utang senior dengan nilai USD625 juta pada tanggal 5 Mei 2017 lalu, untuk jangka waktu selama 7 tahun yang dicatatkan di Bursa Efek Singapura.
"Sebagai langkah proaktif dalam mengelola surat utang yang akan segera jatuh tempo di tahun 2024, maka anak usaha (SAKA) kami, berencana untuk melakukam buy back surat utang tersebut,"kata Rachmat dalam keterbukaan informasinya, Rabu (2/3).
Lebih lanjut Rachmat mengungkapkan bahwa masa penawaran di pasar segera di mulai pada tanggal 28 Februari 200 dan dijadwalkan akan berakhir pada tangga 25 Maret 2022.
"Pembelian kembali surat utang itu akan menggunakan ketersediaan dana kas internal dengan target pembelian kembali maksimum USD200 juta,"ujarnya.
Related News
Siaga Lonjakan Listrik Saat Lebaran, PGEO Pastikan Pasokan Aman
Ngotot Mau Akuisisi Jungleland Yang Masih Merugi, Ini Alasan JGLE
Topline 2025 DAAZ Menguat Jadi Rp13T, Laba Malah Jeblok 42,1 Persen
Laba Emiten Poultry (CPIN) Melonjak 52 persen ke Rp5,6 Triliun di 2025
Terpangkas 91,93 Persen, MBAP Akumulasi Laba USD1,54 Juta
Pendapatan Rp6,44T, Laba SGRO Anjlok 44,26 Persen





