Hadapi Libur Nataru, AirAsia (CMPP) Sediakan 25 Ribu Kursi Tambahan
:
0
EmitenNews.com -Emiten maskapai penerbangan PT Indonesia AirAsia Tbk (CMPP) akan menyediakan 25 ribu kursi penerbangan tambahan selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023/2024. Hal ini untuk mengakomodir rute yang memiliki permintaan tinggi, di antaranya; Jakarta, Denpasar, Medan, Silangit, Surabaya, dan Kuala Lumpur.
“AirAsia bersiap mengantisipasi potensi lonjakan penumpang dengan menyediakan pesawat tambahan. Langkah strategis ini kami ambil untuk memastikan ketersediaan dan memberikan lebih banyak pilihan bagi penumpang, khususnya menuju destinasi wisata,” kata Veranita Yosephine, Direktur Utama AirAsia, Rabu (6/12).
Menurut data Kementerian Perhubungan, permintaan perjalanan pada momen Nataru diperkirakan meningkat hingga 80 persen.
Terutama selama periode 24 hari (16 Desember 2023 - 8 Januari 2024) di seluruh wilayah Indonesia. Moda transportasi udara menjadi urutan keempat yang paling diminati.
"AirAsia sebagai penyedia transportasi udara pun mengalami lonjakan permintaan terbang baik domestik maupun internasional terutama dirute-rute yang melayani destinasi wisata," ujarnya.
Veranita menambahkan, AirAsia memahami animo penumpang yang ingin melakukan perjalanan saat libur Nataru. Untuk itu, selain menyediakan pesawat tambahan, AirAsia juga menghadirkan beragam promo.
Pada momen Nataru kali ini, Indonesia AirAsia juga mengumumkan beberapa rute domestik dan internasional baru yang dapat menjadi pilihan penumpang dalam melakukan perjalanan. Seperti Denpasar-Kupang, Denpasar-Lampung, dan Jakarta-Kota Kinabalu.
Sementara itu, menjelang akhir tahun ini dan awal tahun depan, Indonesia AirAsia telah menetapkan sejumlah target, termasuk memperluas jaringan di Asia dan Pasifik dengan meluncurkan rute internasional baru.
"Diharapkan dengan adanya upaya ini, dapat menjadi salah satu bentuk dukungan Indonesia AirAsia terhadap pemulihan industri pariwisata dan perekonomian Indonesia," ujarnya.
Related News
Emiten Unggas (AYAM) Transaksi Aset, Nilai Capai Rp70 Miliar
Masuknya Djarum & Tren 5G Menyengat Reli Saham BACH, Ini Kata Pengamat
Emiten Harry Tanoe (BHIT) Melesu, Laba Bersih Anjlok 52 Persen
Ditopang Produksi Panas Bumi, Pertumbuhan PGE (PGEO) Meningkat
ASLC Bidik Penjualan di Caroline Tembus Rp1T, Digitalisasi Jadi Kunci
Pendapatan Naik, PYFA Pangkas Rugi Hingga 99,4 Persen Per Juni 2026





