Harga BBM Resmi Naik di Indonesia, di Malaysia Turun
:
0
Harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi di Malaysia rata-rata mengalami penurunan di awal September 2026 ini di saat BBM non subsidi di Indonesia justru naik. Foto: Utusan.com
EmitenNews.com - Saat Pertamina menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi awal September ini, BBM di Malaysia malah turun. Harga solar tanpa subsidi di Malaysia turun 5 sen, dari RM4,72 atau Rp20.685 per liter menjadi RM4,67 (Rp20.465) per liter.
Sementara itu, RON95 juga turun 5 sen dari RM3,82 (Rp16.740) menjadi RM3,77 (Rp16.521) per liter. Sedangkan RON97 juga turun 5 sen dari RM4,30 (Rp18.844) menjadi RM4,25 (Rp18.625) per liter.
Kementerian Keuangan Malaysia mengatakan penurunan tersebut berlaku untuk periode 3 hingga 9 September 2026. Dikutip dari Utusan.com, Kamis (3/9/2026) penurunan ini mencerminkan harga minyak mentah dunia yang diperdagangkan pada level yang lebih rendah selama sebagian besar periode perhitungan harga Mekanisme Penetapan Harga Otomatis (APM).
“Namun, harga kembali naik menjelang akhir periode karena meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah,” katanya dalam sebuah pernyataan, Rabu (2/9/2026).
Kemenkeu menyatakan meskipun harga minyak mentah Brent telah mereda dari puncak konflik Timur Tengah, pasar produk minyak bumi olahan global tetap ketat karena gangguan aliran minyak bumi melalui Selat Hormuz, penurunan kapasitas penyulingan di beberapa negara, dan pembatasan ekspor bahan bakar.
“Faktor-faktor ini diperkirakan akan terus menyebabkan volatilitas harga dalam waktu dekat,” katanya
Pada saat yang sama, Kementerian Keuangan menyatakan bahwa Tiongkok telah mulai melonggarkan pembatasan ekspor produk minyak bumi olahan yang diberlakukan sejak Maret 2026.
Meskipun ekspor telah meningkat kembali sejak Juli, pasokan beberapa produk minyak bumi ke pasar regional belum sepenuhnya kembali ke tingkat sebelum konflik.
“Pemerintah akan terus melindungi masyarakat dan bisnis dari dampak ketidakpastian global ini, termasuk dengan mempertahankan subsidi Budi Madani yang ditargetkan untuk konsumen yang memenuhi syarat,” jelasnya.
BBM Pertamina
Related News
Dolar AS Tertekan Penguatan Yen, Rupiah Dapat Nafas
Inflasi AS Mereda Dorong Emas ke Level USD4.400
Kenaikan Imbal Hasil Obligasi Mereda, Saham AS Rebound
Yen Melonjak ke 158,8 per Dolar, Tokyo Diduga Intervensi
Stok Minyak AS Anjlok 4,5 Juta Barel, Brent Tembus USD95
Bank Jakarta Raih Indonesia Best CMO Awards 2026 dari Warta Ekonomi





