EmitenNews.com - Hungkang Sutedja melego saham Kedoya Adyaraya (RSGK). Sang komisaris itu, diketahui melucuti saham emiten rumah sakit tersebut 14,18 juta lembar. Transaksi pengurangan saham itu, telah dipatenkan pada 1 April 2026. 

Transaksi penjualan dilakukan dengan harga pelaksanaan Rp980 per saham. Dengan skema harga itu, Hungkang Sutedja mengemas dana taktis senilai Rp13,9 miliar. Sebagai akibat dari aksi itu, koleksi saham Kedoya Adyaraya nyaris habis.

Tepatnya, tersisa 60 unit setara dengan 0,00 persen. Jauh berkurang secara signifikan dibanding periode sebelum transaksi dengan koleksi 14,18 juta lembar. Tabulasi saham sebelum transaksi tersebut selevel dengan 1,53 persen. 

Divestasi saham RSGK dengan tujuan untuk kepentingan pribadi itu dilakukan dengan harga jauh di bawah pasar. Yaitu, lebih murah alias diskon sekitar 425 poin setara 30,25 persen dari penutupan perdagangan saham RSGK edisi 1 April 2026 di level Rp1.405. (*)