EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan bergerak menguat pada hari ini. Melanjutkan penguatan kemarin, dan menilik harga komoditas masih terus menanjak. ”IHSG akan bergerak pada rentang support 6.880, dan resisten 7.060,” tutur Alwin Rusli, Research Analyst Reliance Sekuritas Indonesia.
Meski tidak dapat berbalik ke atas level 7.000, namun candle IHSG membentuk pola hammer sebagai sinyal bullish. Beberapa saham memiliki potensi naik untuk perdagangan hari ini antara lain TLKM, STAA, ICBP, PTBA, CPIN, AMRT, INDF, EXCL, FREN, CMRY, dan KLBF.
Kemarin IHSG menguat 0,20 persen menjadi 6.998,26. itu terjadi setelah Bank Indonesia menetapkan tingkat suku bunga 7-day repo rate tetap di level 3,5 persen. Para investor memiliki persepsi penetapan tingkat suku bunga menjadi pertanda Indonesia masih kuat menghadapi tekanan resesi tersebab inflasi berkelanjutan negara-negara maju.
Beberapa sektor pendorong penguatan IHSG yaitu infrastruktur surplus 1,81 persen, kesehatan menguat 1,18 persen, dan konsumsi primer menanjak 1,13 persen. Investor asing tercatat membukukan net sell Rp225,59 miliar, dengan saham-saham paling banyak dijual BBRI, TLKM, dan BMRI.
Kemudian bursa saham Amerika Serikat (AS), Wall Street menguat. Itu tersebab penurunan tingkat imbal hasil suku bunga treasury AS. Bursa Asia pagi ini menyisir zona hijau. Indeks Nikkei menguat 0,2 persen, dan indeks Kospi juga turut melesat 0,5 persen. (*)
Related News
RI-UE Bebaskan Tarif 98% Pos Dagang, Emiten Sektor ini Siap Panen
RI Kejar Target EBT 21%, Jerman Kucurkan 2,3 Miliar Euro
PDB Halal Rp5.000 T, RI Kalah Agresif dari Malaysia
IHSG Loyo 0,37 Persen, PICO Justru Pimpin Top Gainers, Simak!
IHSG Berbalik Merah, BUMI Rajai Transaksi Meski Harga Turun
IHSG Koreksi 0,69 Persen ke 6.480 di Sesi Siang, Sektor Kesehatan Drop





