Harga Produsen di Semua Sektor Mengalami Inflasi Pada Triwulan II 2022
EmitenNews.com - Indeks Harga Produsen (IHP) gabungan tiga sektor (Sektor Pertanian, Pertambangan dan Penggalian, dan Industri Pengolahan) pada triwulan II 2022 naik 4,09 persen terhadap triwulan I-2022 (q-to-q) dan naik 11,77 persen terhadap triwulan II-2021 (y-on-y).
Badan Pusat Statistik (BPS) merinci, IHP Sektor Pertanian triwulan II-2022 naik 0,43 persen terhadap triwulan I-2022 (q-to-q) dan naik 6,37 persen terhadap triwulan II-2021 (y-on-y).
IHP Sektor Pertambangan dan Penggalian triwulan II-2022 naik 24,03 persen dibandingkan triwulan I-2022 (q-to-q) dan naik 68,44 persen terhadap triwulan II-2021 (y-on-y).
IHP Sektor Industri Pengolahan triwulan II-2022 naik 1,10 persen terhadap triwulan I-2022 (q-to-q) dan naik 4,51 persen terhadap triwulan II-2021 (y-on-y).
IHP Sektor Pengadaan Listrik dan Gas triwulan II-2022 naik 0,14 persen dibandingkan dengan triwulan I-2022 (q-to-q) dan terhadap triwulan II- 2021 (y-on-y) naik 0,49 persen.
IHP Sektor Pengelolaan Air triwulan II-2022 naik 0,21 persen jika dibandingkan dengan triwulan I-2022 (q-to-q) dan naik 1,00 persen terhadap triwulan II-2021 (y-on-y).
IHP Sektor Angkutan Penumpang triwulan II-2022 naik 10,33 persen terhadap triwulan I-2022 (q-to-q) dan terhadap triwulan II-2021 (y-on-y) naik 14,73 persen.
IHP Sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum triwulan II-2022 naik 0,52 persen terhadap triwulan I-2022 (q-to-q) dan naik 1,49 persen terhadap triwulan II-2021 (y-on-y).
IHP Sektor Jasa Pendidikan triwulan II-2022 naik 0,07 persen terhadap triwulan I-2022 (q-to-q) sedangkan terhadap triwulan II-2021 (y-on-y) naik 3,76 persen.
IHP Sektor Jasa Kesehatan triwulan II-2022 naik 0,45 persen terhadap triwulan I-2022 (q-to-q) dan naik 2,72 persen terhadap triwulan II-2021 (y-on-y).(fj)
Related News
InJourney Hidupkan Grand Hotel De Djokja, Daya Tarik Sudirman Suite
Tok! BI Rate Tetap 4,75 Persen, Antisipasi Dampak Perang Timur Tengah
Pasokan Listrik Untuk Idulfitri Aman, Cadangan Memadai
RI Berpotensi Kehilangan Devisa Rp184,88M/Hari Dampak Konflik Timteng
Harga Emas Antam Selasa Rp4.000 Per Gram
Posisi ULN Swasta Januari 2026 Turun USD1 Miliar





