Harganya Melesat Hingga Rp11.700, FILM Terjerat Suspensi Sebulan
:
0
Gedung MD Entertainment berdiri kukuh. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Reli liar saham PT MD Entertainment Tbk (FILM) akhirnya berujung pembatasan. Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) resmi menetapkan FILM masuk dalam daftar Efek Tidak Dijamin (ETD) untuk periode 2 Januari hingga 30 Januari 2026.
Adapun suspensi perdagangan di pasar reguler selama sebulan tersebut ditetapkan dan tertuang dalam Pengumuman BEI dan KPEI yang dirilis pada 19 Desember 2025, menyusul lonjakan harga dan pola transaksi yang dinilai menyimpang dari kewajaran pasar.
Direktur Utama KPEI, Iding Pardi dikutip Minggu (28/12/2025), menjelaskan bahwa penetapan ETD dilakukan berdasarkan kriteria ketat yang telah diatur dalam POJK serta peraturan turunan di BEI dan KPEI.
“Sesuai POJK, kami punya kriteria tersendiri untuk menetapkan Efek Tidak Dijamin. Faktor penentunya antara lain pola dan volume transaksi, fluktuasi harga, hingga siapa saja nasabah atau pihak yang aktif melakukan transaksi,” ujar Iding.
Ia menegaskan bahwa evaluasi dilakukan secara menyeluruh hingga ke level SID (Single Investor Identification), termasuk melihat adanya konsentrasi transaksi dan indikasi keterkaitan antar pihak.
“Mereka sebenarnya sadar dan tahu apa yang mereka lakukan,” tegasnya.
Mengacu pernyataan Iding, parameter resmi BEI dan KPEI terkait saham dapat masuk ETD antara lain jika menunjukkan:
- Pola transaksi satu sisi yang konsisten (jual atau beli),
- Fluktuasi harga ekstrem dengan spread tertentu,
- Konsentrasi frekuensi transaksi pada SID (Single Identity Investor) tertentu,
Related News
Dongkrak ESG, BLES Operasikan 43 Forklift Listrik Seluruh Pabrik
Saham MGLV Melonjak 353 Persen, Pengendali Sempat Divestasi Segini
DOOH Punya Pengendali Baru, Performa Saham Kinclong!
Adu Kinerja 3 BPD di BEI; BJBR, BJTM dan BEKS Mana Paling Moncer?
Kinerja Moncer, Bank Banten (BEKS) Kemas Laba Rp21,3M, Melonjak!
Bank Jatim (BJTM) Cetak Laba Meningkat, Ditopang Ini





