Hari ini RAJA Izin Investor Stock Split 1:5
:
0
OPERASI - Terminal Liquefied Petroleum Gas (LPG) besutan Heksa Energi Mitraniaga, entitas perseroan untuk memasok produk energi Jawa Tengah. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Rukun Raharja (RAJA) bakal melakukan pemecahan nominal saham (stock split) rasio 1:5. Dengan skenario itu, nominal saham perseroan bakal menjadi Rp5 per lembar dari saat ini Rp25. Tindakan korporasi itu, dilakukan untuk meningkatkan kualitas perdagangan saham perseroan di Bursa Efek Indonesia.
Pemecahan saham itu, juga dilakukan dengan mempertimbangkan harga saham perseroan dengan harga penutupan 18 Juni 2026 senilai Rp3.870 per saham. Itu mengakibatkan nilai investasi minimum untuk 1 lot saham perseroan menjadi kurang terjangkau bagi sebagian investor.
Tujuan dan manfaat stock split yaitu, meningkatkan likuiditas perdagangan saham. Penambahan jumlah saham beredar setelah pelaksanaan pemecahan saham diharapkan dapat meningkatkan frekuensi, dan volume transaksi saham, sehingga likuiditas perdagangan saham perseroan menjadi lebih baik.
Meningkatkan keterjangkauan harga saham bagi investor. Pemecahan saham akan mengakibatkan penurunan harga nominal per saham sehingga harga saham menjadi lebih terjangkau, khususnya bagi investor ritel, tanpa mengurangi nilai kapitalisasi pasar perseroan.
Selanjutnya, memperluas basis pemegang saham. Dengan harga saham lebih terjangkau, perseroan mengharapkan ada peningkatan partisipasi investor, sehingga jumlah pemegang saham menjadi lebih luas, dan beragam.
Mendukung terciptanya perdagangan saham lebih teratur, wajar, dan efisien. Peningkatan likuiditas, dan partisipasi investor diharap dapat mendukung terciptanya mekanisme perdagangan saham yang mencerminkan kondisi pasar lebih teratur, wajar, dan efisien sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan bidang pasar modal.
Memberi nilai tambah bagi pemegang saham. Dalam jangka panjang, peningkatan likuiditas dan basis investor diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap persepsi pasar, dan mendukung peningkatan nilai bagi seluruh pemegang saham. Rencana itu, akan dimintakan izin investor dalam rapat umum pemegang saham pada 23 Juni 2026.
Peserta berhak hadir rapat harus tercatat sebagai pemegang saham alias recording date pada 26 Mei 2026. Dengan begitu, jadwal stock split menjadi sebagai berikut. Yaitu, tanggal akhir perdagangan saham dengan nilai nominal lama pasar reguler dan pasar negosiasi pada 15 Juli 2026.
Tanggal akhir transaksi saham dengan nilai nominal lama pasar tunai pada 15 Juli 2026. Tanggal penentuan daftar saham, dan rekening efek berhak atas saham hasil pemecahan (recording date) pada 15 Juli 2026. Tanggal distribusi saham dengan nilai nominal baru pada 16 Juli 2026. Awal perdagangan saham dengan nilai nominal baru pasar reguler, negosiasi, dan tunai pada 20 Juli 2026. (*)
Related News
Bank Amar (AMAR) Tabur Dividen Rp110 Miliar, Catat Jadwalnya
FolaPlay Mitra resmi OTT TVRI untuk Piala Dunia 2026
SWID Salurkan Dividen, Cair 22 Juli 2026
ALII Jadwal Dividen, Alokasi 55 Persen Laba
Rugi, SSIA Tetap Bagi Dividen, Cum Date 29 Juni 2026
Siapkan Dividen Rp39,9 Miliar, DMMX Sebut Bakal Cair Juli 2026





