Hasil RUPSLB MINA: Alokasi Dana Rights Issue Diubah, Manajemen Diganti
Proyek hunian PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA)
EmitenNews.com - PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA) melaporkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada Kamis, 15 Desember 2025 di Jakarta. Seluruh agenda rapat disetujui pemegang saham dengan tingkat persetujuan penuh atau 100 persen suara sah.
Direktur MINA Gunawan Angkawibawa menyampaikan bahwa mata acara pertama rapat menyetujui perubahan rencana penggunaan dana hasil Penambahan Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD). Dalam skema terbaru, mayoritas dana rights issue akan difokuskan untuk belanja modal, termasuk pembelian tanah dan bangunan serta pengembangan lahan, sementara sisanya dialokasikan untuk memperkuat modal kerja Perseroan dan entitas anak.
Gunawan menjelaskan, dari total dana yang dihimpun, sekitar 67,04 persen akan digunakan untuk belanja modal, sekitar 30,32 persen untuk modal kerja Perseroan, sementara porsi yang lebih kecil masing-masing dialokasikan untuk kebutuhan operasional The Santai dan PT Sanur Hasta Griya. Seluruh keputusan tersebut memperoleh persetujuan penuh dari pemegang saham yang hadir dalam rapat.
Selain perubahan penggunaan dana, RUPSLB juga menyetujui perombakan susunan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan. Pemegang saham secara resmi memberhentikan dengan hormat jajaran manajemen lama dan sekaligus mengangkat manajemen baru untuk memimpin Perseroan ke depan.
Melalui keputusan rapat, pemegang saham menunjuk Astini Bernawati Oudang sebagai Direktur Utama yang baru, didampingi Gunawan Angkawibawa dan Duddy Abdullah sebagai Direktur. Sementara itu, posisi Komisaris Utama sekaligus Komisaris Independen kini diisi oleh Hendry Utomo, dengan Jose Luis Calle Rebolledo sebagai Komisaris.
Manajemen menyatakan seluruh keputusan RUPSLB telah sah dan berlaku efektif sejak ditutupnya rapat. Perubahan strategi penggunaan dana dan restrukturisasi manajemen ini menjadi langkah penting MINA dalam memperkuat fondasi bisnis serta mengakselerasi pengembangan proyek ke depan.
Related News
Disorot BEI, SOCI Ungkap Alasan Harga Sahamnya Terbang
BRI Tuntaskan Dividen Interim Rp20,63T, Telisik Jatah untuk Pemerintah
Saham BREN, BRPT, CUAN Diborong Prajogo Pangestu, Bakal Rebound?
Obral Saham NRCA, Saratoga Masih Jaga Kepemilikan di Atas 5 Persen
Harga Ambruk Prajogo Pangestu Turun Tangan Borong CUAN, Ini Hasilnya
Rencana PTDU Gelar RUPSLB 20 Januari Gagal Terlaksana, Ini Kendalanya





