EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan bahwa saham PT Carsurin Tbk (CRSN) dan PT Batulicin Nusantara Maritim Tbk (BESS) masuk dalam radar Unusual Market Activity (UMA) karena terjadi peningkatan harga di luar kebiasaan.
Informasi terakhir terkait CRSN adalah laporan bulanan registrasi pemegang efek yang dipublikasikan pada 7 Oktober 2024.
BEI sedang mencermati pola transaksi saham CRSN, dan investor diharapkan untuk memperhatikan kinerja perusahaan, keterbukaan informasinya, dan mengkaji kembali rencana aksi korporasi yang belum disetujui RUPS sebelum membuat keputusan investasi.
Berdasarkan data perdagangan, saham CRSN terpantau menguat sebanyak 15,53% selama seminggu dan menguat sebanyak 25,26% selama sebulan terakhir.
Pada perdagangan hari ini Selasa (15/10) saham CRSN turun Rp18 atau melemah 13 persen menjadi Rp119 per lembar saham.
Sedangkan saham BESS, informasi terakhir mengenai BESS adalah laporan bulanan registrasi pemegang efek yang diterbitkan pada 9 Oktober 2024.
BEI menyampaikan agar investor memperhatikan jawaban perusahaan atas permintaan konfirmasi, kinerja perusahaan, serta mempertimbangkan berbagai risiko sebelum melakukan keputusan investasi.
Saham BESS terpantau menguat sebanyak 19,58% selama sepekan ini dan menguat sebesar 43,95% selama sebulan.
Pada perdagangan hari ini Selasa (15/10) saham BESS masih bertengger di level Rp266 per lembar.
BEI mengingatkan para investor untuk selalu waspada dan melakukan kajian mendalam sebelum mengambil langkah lebih lanjut dalam perdagangan saham CRSN dan BESS.
Related News
INET Resmi Tuntaskan Akuisisi Saham PADA Senilai Rp106,3 Miliar
NPGF Raih Kredit Rp54,02 Miliar dari Bank Sinarmas untuk Modal Kerja
IMPC Siapkan Rp500 Miliar untuk Buyback 166 Juta Saham
Tambah Modal Anak Usaha, AMRT Gelontorkan Rp35 Miliar ke Lancar Wiguna
Bursa Efek Filipina Catat Kepemilikan Saham Pertamina NRE di CREC
Fundamental Solid, Kredit BBNI Melesat 16 Persen





