EmitenNews.com - Idea Indonesia Akademi (IDEA) menjalin kerja sama strategis dengan Binawan Inti Utama, dan Vokati Teknologi Indonesia. Itu dilakukan untuk memperluas akses tenaga kerja Indonesia ke pasar kerja global. Kolaborasi itu, ditandai dengan teken nota kesepahaman (MoU) mencakup pengembangan program penempatan tenaga kerja migran sektor perhotelan, program penempatan tenaga kerja migran lintas sektor, dan penguatan peran IDEA sebagai representatif rekrutmen Binawan untuk wilayah Sumatera.

Kerja sama itu, mempertemukan kekuatan masing-masing pihak dalam membangun ekosistem penempatan tenaga kerja migran lebih terintegrasi. Binawan dikenal sebagai salah satu Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) terbesar Indonesia dengan jaringan penempatan berbagai negara tujuan, sementara Vokati merupakan platform digital yang dikembangkan dalam ekosistem Binawan untuk mendukung proses rekrutmen, pengelolaan data, dan monitoring tenaga kerja secara terintegrasi.

Kolaborasi itu, hadir untuk menjawab tingginya kebutuhan tenaga kerja Indonesia berbagai negara tujuan, khususnya Jepang, Jerman, Australia, dan sejumlah negara di kawasan Eropa Timur. Maklum, permintaan tenaga kerja Indonesia dari berbagai negara mitra saat ini terus meningkat, dan mencapai lebih dari 10 ribu kebutuhan tenaga kerja untuk berbagai sektor.

“Permintaan tenaga kerja Indonesia saat ini sangat tinggi. Dari jaringan dan mitra kami di berbagai negara, terdapat kebutuhan lebih dari 10 ribu tenaga kerja untuk sektor hospitality, manufaktur, layanan kesehatan, hingga sektor-sektor teknis lainnya. Ini merupakan peluang besar yang harus dioptimalkan melalui kolaborasi yang kuat antara lembaga pelatihan, perusahaan penempatan, dan pemanfaatan teknologi,” ujar Fariz Amry, Commercial Director Binawan.

Menurut Fariz, tantangan terbesar saat ini bukan hanya memenuhi kebutuhan jumlah tenaga kerja, tetapi juga memastikan kualitas, kesiapan, serta perlindungan para kandidat yang akan berkarier di luar negeri. Untuk menjawab tantangan itu, Binawan menggandeng IDEA sebagai mitra strategis dalam memperkuat proses rekrutmen, pelatihan, dan penyiapan kandidat, khususnya wilayah Sumatera dengan potensi sumber daya manusia besar.

Direktur Operasional Binawan, Danu Samsi Purnomosidho, menyampaikan keyakinannya IDEA memiliki kapasitas, dan jaringan mampu mendukung kebutuhan tenaga kerja internasional secara berkelanjutan. “Kami melihat IDEA sebagai institusi yang memiliki pengalaman dalam pengembangan sumber daya manusia serta jaringan kuat di berbagai daerah. Oleh karena itu, kami yakin kerja sama ini akan memperkuat proses rekrutmen dan persiapan kandidat, khususnya untuk mendukung kebutuhan pasar kerja global yang terus meningkat,” kata Danu.

Melalui kerja sama itu, IDEA juga akan berperan sebagai representatif rekrutmen Binawan untuk wilayah Sumatera guna memperluas jangkauan pencarian dan pengembangan kandidat potensial yang siap ditempatkan di berbagai negara tujuan.

Sementara itu, Direktur Utama Vokati, Muhammad Iqbal, menegaskan bahwa transformasi digital menjadi elemen penting dalam memastikan proses rekrutmen tenaga kerja migran berjalan secara transparan, efisien, dan terukur.

“Platform digital tidak hanya berfungsi sebagai alat rekrutmen, tetapi juga sebagai sistem monitoring yang mampu mengintegrasikan seluruh proses, mulai dari pendaftaran, seleksi, pelatihan, penempatan, hingga pemantauan pasca penempatan. Kami ingin memastikan setiap proses dapat terdokumentasi dengan baik sehingga memberikan rasa aman dan kepercayaan bagi seluruh pihak,” ujar Iqbal.

Selain memperluas akses terhadap peluang kerja internasional, ketiga pihak juga sepakat mengedepankan prinsip ethical recruitment atau rekrutmen etis dalam setiap program yang dijalankan. Pendekatan ini dilakukan untuk memastikan perlindungan calon pekerja migran sejak tahap rekrutmen hingga penempatan, sekaligus meminimalkan berbagai risiko yang mungkin terjadi selama proses penempatan kerja di luar negeri.