IHSG Awal Juli Naik Hampir 1 Persen, Bank BUMN Suram, BBCA Kinclong
:
0
Gedung Bursa Efek Indonesia atau IDX Tower.
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia mengawali Juli 2026 dengan catatan positif. Indeks komposit menguat 51,9 poin atau 0,92% ke level 5.695,11 pada penutupan perdagangan Rabu, (1/7/2026).
Sepanjang sesi, IHSG bergerak di kisaran 5.607,45 hingga 5737,73.
Sektor bahan baku mencatat penguatan tertinggi 2,8%, disusul sektor energi naik 2,63%, infrastruktur menguat 1,4%. Sementara sektor tranportasi mencatat penurunan terdalam yaitu sebesar 0,69%.
Total volume perdagangan mencapai 18,52 miliar saham, nilai transaksi Rp10,28 triliun, dan frekuensi sebanyak 157 kali.
Sebanyak 378 saham menguat, 248 saham turun, dan 157 saham lainnya stagnan.
Pergerakan nilai transaksi hari ini didominasi saham emiten milik Prajogo Pangestu dan big banks.
Chandra Asri Pacific (TPIA) mencatat total transaksi tertinggi Rp829 triliun dan harganya naik 1,5% ke Rp1.68o.
Saham dengan transaksi tertinggi berikutnya adalah Bank Rakyat Indonesia sebesar Rp815,9 triliun harga turun 2,2% ke Rp2.670.
Di lain sisi, saham big bank swasta yaitu Bank Central Asia (BBCA) mencatat kenaikan harga 0,9% menjadi Rp5.500 per saham.
Saham dengan nilai tertinggi berikutnya antara lain Bank Mandiri (BMRI) Rp543 miliar dan harga merosot (1,04) dan
Related News
IHSG Melesat ke 6.118, Big Banks Menghijau, GOTO Teraktif
Aksi Nyata, AASI dan Pandawara Group Gelar SCR 2026
Rebound Berlanjut, IHSG Dibuka Naik 0,68% ke Level 6.078
IHSG di Ambang Kritis Psikologis 6.000, IPOT Beri Saran Investasi Ini
Mengekor Wall Street, IHSG Kian Bersinar
Skenario IHSG Pulih, Harus Tembus Level Ini!





