IHSG Bangkit! Saham Industri dan Konsumer Jadi Motor Penguatan
Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta (Emitennews/Aji).
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bangkit dan ditutup menguat signifikan pada perdagangan awal April 2026.
Pada penutupan Rabu (1/4/2026), IHSG melonjak 136 poin atau 1,92% ke level 7.184,43, setelah bergerak di rentang 7.136 hingga sempat menyentuh level tertinggi di 7.207.
Penguatan indeks kali ini terbilang solid, didorong oleh reli di mayoritas sektor. Tercatat sebanyak 10 dari 11 sektor saham berada di zona hijau.
Sektor perindustrian memimpin penguatan dengan lonjakan 6,11%, diikuti sektor barang konsumen primer yang naik 5,22%, serta sektor barang baku yang menguat 3,55%.
Selain itu, penguatan juga merata pada sektor infrastruktur, energi, transportasi, teknologi, properti & real estate, barang konsumen non-primer, hingga keuangan. Hanya sektor kesehatan yang masih berada di zona merah.
Dari sisi aktivitas perdagangan, transaksi di Bursa Efek Indonesia terbilang ramai dengan volume mencapai 31,54 miliar saham dan nilai transaksi sebesar Rp16,47 triliun. Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 2,01 juta kali.
Mayoritas saham ikut menguat, dengan 475 saham naik, 209 saham melemah, dan 135 saham stagnan.
Untuk saham teraktif, PT Buana Lintas Lautan Tbk/BULL memimpin dengan frekuensi 43.850 kali transaksi senilai Rp260,8 miliar. Disusul PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk/BBRI dengan 39.427 kali transaksi senilai Rp794,25 miliar, serta PT Bumi Resources Tbk/BUMI sebanyak 33.743 kali transaksi senilai Rp432,41 miliar.
Di jajaran top gainers, PT Impack Pratama Industri Tbk/IMPC memimpin setelah melonjak 10,4% ke Rp2.070. Diikuti PT Arkora Hydro Tbk/ARKO yang naik 9,36% ke Rp6.425, serta PT Vale Indonesia Tbk/INCO menguat 8,41% ke Rp5.800 per saham.
Sementara itu, tekanan terjadi pada sejumlah saham energi. PT Medco Energi Internasional Tbk/MEDC turun 7,4% ke Rp1.690, PT Bukit Asam Tbk/PTBA melemah 6,29% ke Rp2.980, dan PT Adaro Andalan Indonesia Tbk/AADI terkoreksi 5,77% ke Rp10.625 per saham.
Related News
Pasar Masuk Fase Distribusi, Mirae Sarankan Cermati Saham Defensif
MAMI Caplok Schroders Indonesia, Dana Kelolaan Gabungan Nyaris Rp180T
Menghijau, IHSG Sesi I (1/4) Melejit 1,45 Persen ke 7.150
Harga Referensi CPO Periode April 2026 Naik, HPE Kakao Turun
Meski Harga Tak Naik, Pertamina Ajak Masyarakat Hemat BBM
IHSG Rebound ke 7.182, Tancap Gas Nyaris 2 Persen!





