IHSG Berpeluang Menguat ke 6.660-6.680, Simak Rekomendasi Phintraco
:
0
EmitenNews.com - IHSG berbalik menguat 0.135% ke 6.652,92 pada penutupan Jumat (10/12), setelah bergerak di area negatif hampir sepanjang hari (10/12). Hal tersebut mengindikasikan antisipasi pelaku pasar terhadap kenaikan inflasi AS ke level 6.80% yoy di November 2021.
"Data tersebut memperkuat keyakinan pengetatan kebijakan moneter yang lebih agresif oleh the Fed," ulas analis Phintraco Sekuritas, Valdy Kurniawan.
The Fed dijadwalkan membahas hal tersebut dalam FOMC pada 14-15 Desember 2021.
Di tengah isu tersebut, pelemahan nilai tukar rupiah cenderung terbatas, yaitu 0.14% ke level Rp14,370 per USD pada Jumat sore (10/12). Nilai tukar rupiah ditopang oleh data positif domestik. Terbaru adalah kenaikan retail sales sebesar 6.50% yoy di Oktober 2021.
Sebelumnya, consumer confidence index naik ke 118.5 di November 2021 dari 113.4 di Oktober 2021. "Data-data ini meningkatkan optimisme pelaku pasar terhadap outlook ekonomi Indonesia," tambahnya.
Oleh sebab itu Valdy memperkirakan tekanan pada hari Jumat kemarin bersifat sementara. Pada perdagangan hari ini IHSG berpeluang menguat ke kisaran 6.660-6.680. Secara teknikal, terdapat pelebaran positive slope pada Stochastic RSI dan MACD.
Phintraco menilai saham-saham yang berkaitan dengan konsumsi masyarakat, terutama ASII, TLKM, TOWR, UNVR, INDF dan termasuk BBCA dapat diperhatikan.(fj)
Related News
Gubernur BI Mendadak Mundur, IHSG Sempat Dibuka Merah!
PT Pos Indonesia Bayar Kompensasi Keterlambatan Sukuk
Ikuti Jejak Wall Street, IHSG Siap Melenting
Proyeksi IHSG Usai Gubernur BI Mundur, Analis Cermati Sektor Perbankan
Sentimen BI Masih Topang IHSG, Simak Analisis KISI
IHSG Rawan Koreksi, Pantau Saham-Saham Ini





