IHSG Berpotensi Bergerak Mix Pada Area 6585-6690, Ini Katalis dan Saham Pilihan Analis
:
0
EmitenNews.com - IHSG ditutup menguat pada perdagangan selasa (16/11/21) sebesar +0,53% (+35,17 poin) menuju level 6.651,2 dengan nilai tranksaksi perdagangan 12,92 Triliun dan investor asing membukukan nett sell sebesar -68,47 Miliar. Investor terlihat akan bersikap berhati-hati jelang pengumuman penetapan suku bunga Bank Indonesia yang rencananya akan diumumkan besok. Selain itu,
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, mengatakan Defisit APBN 2021 mencapai Rp 548,9 triliun per Oktober 2021. Defisit tersebut setara dengan 3,29% PDB. “Defisit APBN pada Oktober 2021 tersebut turun jika dibandingkan dengan Oktober 2020 yang mencapai Rp 764,8 triliun atau 4,67% terhadap PDB, Defisit anggaran terjadi karena belanja negara tercatat Rp 2.058,9 triliun, lebih tinggi daripada penerimaan negara yang sebesar Rp 1.510 triliun. Meski defisit anggaran menurun, Sri Mulyani berharap, defisit APBN tersebut bisa menciptakan efek ganda maupun counter cyclical terhadap pemulihan ekonomi.
“IHSG berpotensi bergerak mix pada level area 6.585 - 6.690 dengan pertimbangan Indikator Moving Average pada posisi downtrend dan Indikator Stochastic menunjukkan posisi daya beli menguat dan volume Jual menurun yang dimana Investor masih terlihat agresif, Sehingga secara teknikal IHSG akan bergerak mix,” kata Indra Tedja Kusuma Analis Sucor Sekuritas, Rabu (17/11/2021).
Ditengah kondisi pasar saat ini, Indra memberikan rekomendasi buy untuk saham-saham seperti EMTK, AGRO, BBYB, CTRA, BRPT dan BCIC untuk perdagangan tengah pekan seperti sekarang.
EMTK Buy On Weakness dengan support di 1950 cutloss jika break di bawah 1970 Jika tidak break di bawah 1990 potensi naik ke 2060 - 2120 hort term.
Related News
IHSG Merosot ke Level 6.116, DSSA Paling Aktif, MBMA Top Loser LQ45
IHSG Siang (22/6) Keok 1,25 Persen, Balik ke Level 6.000
Dibuka Turun, Saham Hynix dan SK Square Angkat Kembali Indeks Kospi
Prabowo Minta Danantara Garap ini Untuk Dorong Pertumbuhan
Cek Saham Terdepak Rebalancing FTSE, Efektif Hari Ini
Pemodal Selektif, IHSG Cenderung Koreksi





