EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga  penutupan pada penutupan perdagangan kemarin, Selasa (8/2/2022)  turun -0,22% atau -15,415 point di level 6.789,522.Sementara investor asing masih mencatatkan pembelian bersih alias net buy Rp1,54 triliun.


Liza Camelia Suryanata Senior Analis Henan Putihrai Sekuritas dalam riset harianya, Rabu (9/2/2022) mengatakan, secara teknikal Candle Shooting Star yang terjadi pada area Resistance jangka pendek semoga tak menyurutkan semangat IHSG yang baru break out trend Sideways dua hari yang lalu. Kemungkinan pullback sejenak untuk Support testing sangatlah wajar,  ataupun mungkin perlu menutup Gap yang tercipta di sekitar 6730-6750. 


“Malah mungkin para investor atau trader dapat menggunakan pelemahan ini sebagai kesempatan untuk Buy On Weakness. Program naik menuju target 6950-7000 should  still be intact,” ungkap Liza.


Dari sisi global kita bisa memperhatikan dimana Bursa AS ditutup menguat pada Selasa (8/2) dipicu kenaikan saham sektor teknologi dan perbankan. Optimisme para pelaku pasar didorong kinerja sebagian besar emiten tahun 2021 yang di atas ekspektasi. Imbal hasil obligasi treasury 10 tahun naik menembus level 1,95% karena ekspektasi para pelaku pasar terhadap tingginya inflasi, yang akan diumumkan pada Kamis (10/2). 


Di sisi lain, neraca perdagangan AS bulan Desember 2021 menunjukkan kenaikan defisit menjadi U$80.7 miliar karena lonjakan impor barang baku. Harga minyak dunia turun, karena para pelaku pasar memperhatikan perkembangan perundingan perjanjian nuklir AS-Iran yang berpeluang menghasilkan kesepakatan pencabutan sanksi terhadap Iran, termasuk pembatasan penjualan minyak global. 


AALI Rekomendasi Buy, Entry Level: 9950; Average Up>10200; Target:   10400-10600 / 10900-11000;  Stoploss: 9650. 


BRIS Rekomendasi Buy, Entry Level: 1660; Average Up >1720; Target: 1920-1950;  Stoploss: 1630.


BSDE Rekomendasi: Speculative Buy,  Entry level : 970; Average Up >1000;  Target: 1060 / 1100 / 1150-1160; Stoploss: 950. 


APLN Rekomendasi: Speculative Buy, Entry Level: 117; Average Up >120;  Target :  125 / 130-133; Stoploss: 112.