EmitenNews.com - IHSG sempat uji level psikologis 6600 pada perdagangan Rabu (27/10). Meski demikian, investor asing masih melanjutkan kecenderungan net buy sejak awal Oktober 2021.


Dengan demikian, menurut analis Phintraco Sekuritas, Valdy Kurniawan, IHSG diperkirakan berpotensi technical rebound ke kisaran 6650-6690, jika bertahan diatas 6600 pada perdagangan Kamis (28/10).


"Koreksi harga komoditas, memicu pelemahan harga saham-saham energi, termasuk saham-saham pertambangan pada perdagangan Rabu (27/10)," katanya.

Peningkatan kasus baru harian Covid-19 dalam sepekan terakhir memicu kekhawatiran penurunan demand. Oleh sebab itu, Valdy memperkirakan tekanan masih akan berlanjut.

Dari dalam negeri, OJK memperkirakan pertumbuhan kredit perbankan sebesar 4%-5% di 2021, lebih rendah dari perkiraan sebelumnya yang sebesar 6% (plus-minus 1%). Meski demikian, akumulasi net buy investor asing masih cukup besar di saham-saham bank.

Oleh sebab itu menurut Valdy saham BBCA, BBRI, BMRI, BBTN dan sejumlah saham bank lain tetap dapat diperhatikan pada perdagangan Kamis (28/10).

Masih dari dalam negeri, faktor lain yang dapat menopang IHSG diatas support level 6580 adalah revisi proyeksi pertumbuhan ekonomi Q3-2021 oleh Kementerian Keuangan RI menjadi 4.5% yoy, dari proyeksi sebelumnya di 4.3% yoy. Kementerian Keuangan RI juga optimis bahwa pertumbuhan ekonomi tahun 2021 bisa mencapai 4% yoy, relatif lebih tinggi dari proyeksi sejumlah lembaga internasional.(fj)