IDXINDUST

 0.00%

IDXINFRA

 0.00%

IDXCYCLIC

 0.00%

MNC36

 0.00%

IDXSMC-LIQ

 0.00%

IDXHEALTH

 0.00%

IDXTRANS

 0.00%

IDXENERGY

 0.00%

IDXMESBUMN

 0.00%

IDXQ30

 0.00%

IDXFINANCE

 0.00%

I-GRADE

 0.00%

INFOBANK15

 0.00%

COMPOSITE

 0.00%

IDXTECHNO

 0.00%

IDXV30

 0.00%

ESGQKEHATI

 0.00%

IDXNONCYC

 0.00%

Investor33

 0.00%

IDXSMC-COM

 0.00%

IDXBASIC

 0.00%

IDXESGL

 0.00%

DBX

 0.00%

IDX30

 0.00%

IDXG30

 0.00%

ESGSKEHATI

 0.00%

KOMPAS100

 0.00%

PEFINDO25

 0.00%

BISNIS-27

 0.00%

ISSI

 0.00%

MBX

 0.00%

IDXPROPERT

 0.00%

LQ45

 0.00%

IDXBUMN20

 0.00%

IDXHIDIV20

 0.00%

JII

 0.00%

IDX80

 0.00%

JII70

 0.00%

SRI-KEHATI

 0.00%

SMinfra18

 0.00%

mark dynamics indonesia
victoria sekuritas

IHSG Cenderung Mixed Menguat, Cermati Sentimen dan Rekomendasi 3 Saham ini

10/03/2022, 08:45 WIB

IHSG Cenderung Mixed Menguat, Cermati Sentimen dan Rekomendasi 3 Saham ini

EmitenNews.com – IHSG (9/3) kembali ditutup naik 0,7% ke level 6864 dengan nilai transaksi di pasar reguler sebesar Rp16,6 triliun terdorong sektor perbankan, konsumer non-siklikal, dan properti


Asing tercatat melakukan net BUY di pasar reguler sebesar Rp760 miliar dengan saham-saham yang banyak dibeli asing adalah ASII, BBRI, BBCA, BBNI dan ADRO.


“Secara teknikal, IHSG rebound untuk test resist MA20 dengan bullish harami candle namun volume rendah serta MA(5,20) berpeluang melakukan deathcross,” kata kata Muhammad wafi Research analyst Bahana Sekuritas, kepada EmitenNews.com, Kamis (10/3/2022).


Hari ini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan bergerak mixed cenderung menguat dikisaran 6850-6900 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan adalah Japfa Comfeed (JPFA), Bank BRI (BBRI) dan Bank BTN (BBTN).


JPFA buy on weakness di 1635; target 1650-1660; stoploss 1625

BBRI buy; target 4590-4610; stoploss di 4550

BBTN buy; target 1720-1740; stoploss di 1680


Beberapa sentimen yang masih patut untuk di cermati adalah Bursa AS mencatatkan kenaikan yang cukup tinggi pada perdagangan kemarin, dipimpin oleh saham-saham sektor teknologi. Yang paling signifikan adalah terjadi penurunan harga pada saham sektor energi, karena harga patokan minyak mentah Brent oil turun menjadi sekitar USD110 per barel dari sekitar USD130 per barel pada awal pekan. 

 

Harga minyak global mencatat penurunan terbesar sejak awal pandemi hampir dua tahun lalu, setelah Uni Emirat Arab mengatakan anggota OPEC akan mendukung peningkatan produksi ke pasar yang berantakan karena gangguan pasokan yang disebabkan oleh sanksi yang dikenakan pada Rusia atas konfliknya dengan Ukraina.

 

Dari dalam negeri, hari ini para investor menunggu hasil rilis penjualan ritel (retail sales) yang akan menentukan apakah inflasi yang terjadi belakangan ini sustainable atau tidak.


Author: Rizki