Pemerintah Bidik Rp33 Triliun dari Lelang 9 Seri SUN Selasa 3/2
Pemerintah pada hari Selasa 3 Maret 2026 mendatang akan melakukan lelang Surat Utang Negara (SUN) dalam mata uang Rupiah untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan APBN 2026
EmitenNews.com - Pemerintah pada hari Selasa 3 Maret 2026 mendatang akan melakukan lelang Surat Utang Negara (SUN) dalam mata uang Rupiah untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2026. Dari sembilan seri SUN yang ditawarkan, pemerintah menetapkan target indikstif sebesar Rp33 triliun dengan target maksimal 150% dari target indikatif.
Kesembilan seri SUN yang akan dilelang terdiri dari seri SPN01260404 (New Issuance), SPN12260604 (Reopening), SPN12270304 (New Issuance), FR0109 (Reopening), FR0108 (Reopening), FR0106 (Reopening), FR0107 (Reopening), FR0102 (Reopening), dan FR0105 (Reopening).
Untuk SUN seri SPN menawarkan tingkat kupon diskonto. Sedangkan untuk seri obligasi negara (ON) memberikan tingkat kupon yang berbeda-beda. Untuk seri FR0109 kuponnya sebesar 5,875%, seri FR0108 6,5%, seri FR0106 7,125%, seri FR0107 7,125%, seri FR0102 6,875%, dan seri FR0105 sebesar 6,875%.
Untuk seri SPN alokasi pembelian non kompetitif maksimal 99% dari penawaran pembelian yang dimenangkan dengan penetapan imbal hasil SUN bagi pemenang Lelang SUN dengan penawaran pembelian Non Kompetitif menggunakan imbal hasil rata-rata tertimbang dari hasil Lelang SUN dengan penawaran pembelian Kompetitif.
Sedangkan untuk seri ON alokasi pembelian non-kompetitif maksimal sebesar 30% dari penawaran pembelian yang dimenangkan, dengan penetapan imbal hasil SUN bagi pemenang Lelang SUN dengan penawaran pembelian Non Kompetitif menggunakan imbal hasil rata-rata tertimbang dari hasil Lelang SUN dengan penawaran pembelian Kompetitif.
Penjualan SUN tersebut akan dilaksanakan dengan menggunakan sistem pelelangan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia. Lelang bersifat terbuka (open auction), menggunakan metode harga beragam (multiple price).
Pemenang lelang yang mengajukan penawaran pembelian kompetitif (competitive bids) akan membayar sesuai dengan yield yang diajukan. Pemenang lelang yang mengajukan penawaran pembelian non-kompetitif (non-competitive bids) akan membayar sesuai dengan yield rata-rata tertimbang (weighted average yield) dari penawaran pembelian kompetitif yang dinyatakan menang.
Pemerintah memiliki hak untuk menjual kesembilan seri SUN tersebut lebih besar atau lebih kecil dari jumlah indikatif yang ditentukan. SUN yang akan dilelang mempunyai nominal per unit sebesar Rp1 juta.(*)
Related News
HPE Konsentrat Tembaga Awal Maret Terkoreksi, Emas Menguat
Pabrik OLNG Terbesar di Jawa Siap Diresmikan Habis Lebaran
BYD Denza D9 Hadiah Utama, KISI Challenge The Next Wave Ditutup Meriah
Mayoritas Sektor Menguat, IHSG Berakhir Flat di Akhir Pekan
IHSG Sesi I Drop ke 8.209, Pasar Dibayangi Teguran S&P soal Fiskal RI
TEI Oktober 2026 Targetkan Transaksi Hingga USD17,5 Miliar





