IHSG Cenderung Sideways, Investor Dapat Memanfaatkan Momentum Untuk Akumulasi
EmitenNews.com—Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih tertekan. Sepanjang pekan terakhir, tepatnya periode 9-13 Januari 2023, Indeks terkelupas 0,64 persen. Efeknya, Indeks parkir di posisi 6.641,830 daripada pekan sebelumnya di level 6.684,558.
William Surya Wijaya CEO Yugen Sekuritas dalam riset hariannya yang dikutip, Senin (16/1/2023) menyebut, pergerakan IHSG pada hari ini terlihat masih betah berada dalam rentang konsolidasi wajar.
Menurutnya, dimana jika terjadi koreksi wajar maka momentum masih dapat dimanfaatkan oleh para investor untuk melakukan akumulasi pembelian dengan target investasi jangka menengah hingga jangka panjang, sedangkan pergerakan IHSG juga akan diwarnai oleh rilis data perekonomian tentang neraca perdagangan yang disinyalir akan berada dalam kondisi stabil.
Awal pekan ini IHSG masih akan cenderung bergerak sideways pada rentang support di level 6589 dan resistancenya ada di 6678.
Untuk saham-saham pilihan tertuju pada emiten big caps seperti BBNI, LSIP, INDF, JSMR, ASII, ITMG, BSDE dan ICBP.
Related News
Sideways, IHSG Lintasi 8.200-8.350
IHSG Tertekan, Serok Saham AMMN, CMRY, dan TINS
IHSG Terkoreksi Usai Reli Imlek, Sektor Teknologi Jadi Penekan
Reli Terhenti, IHSG Sesi I Malah Tergelincir ke 8.289
Puncak Mudik Lebaran 2026 Diprediksi H-3, Rabu 18 Maret
Pemerintah Catatkan Tambahan Dua Obligasi Negara ke BEI





