IHSG Dibuka Volatil, Ambruk 1 Persen Usai Dibuka Rebound
:
0
Potret figura burung terbang di Main Hall Bursa Efek Indonesia. Foto: EmitenNews.
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka memantul menguat pada awal perdagangan Selasa (12/5).
Mengacu data RTI Business pukul 09.00 WIB, IHSG naik 59,028 poin atau 0,85 persen ke level 6.964,648. IHSG dibuka di 6.946,845 dan sempat menyentuh level tertinggi 6.967,184.
Namun, usai 15 menit perdagangan ia menyentuh titik terendah di minus 1,03 persen di 6.833,38 setara 72,24 poin.
Nilai transaksi tercatat Rp338,534 miliar dengan volume 917,656 juta saham dan frekuensi 67.756 kali. Sebanyak 315 saham naik, 114 saham turun, dan 221 saham stagnan. Kapitalisasi pasar IHSG pagi ini mencapai Rp12.439,392 triliun.
Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai risk premium masih tebal di tengah penundaan royalti dan tekanan rupiah. Dikatakan Head of Research Mirae Asset Sekuritas, Rully Arya Wisnubroto pada (12/5), menyebut IHSG sebelumnya terkoreksi 0,9 persen ke 6.905,6 dengan net sell asing sekitar Rp659 miliar.
“Penundaan rencana kenaikan tarif royalti mineral oleh Kementerian ESDM memang meredakan tail risk regulasi jangka pendek, tetapi belum cukup menurunkan policy risk premium sektor tambang maupun mendorong relief rally yang berarti,” kata Rully.
Sentimen kini bergeser ke event risk MSCI dan normalisasi valuasi pada big caps seperti BMRI, DSSA, dan BREN yang menahan potensi rebound indeks. Di sisi lain, rupiah terus melemah dan kembali diperdagangkan di atas 17.400 per USD.
“Menunjukkan risk off terhadap aset rupiah masih bertahan meski indeks dolar AS mulai terkoreksi dalam dua hari terakhir,” ujar Rully.
Top buy asing: MAPI, ADRO, INCO, ASII, MINA.
Top sell: BMRI, DSSA, BRPT, BBRI, TPIA. Saham teraktif: BMRI, CUAN, BBCA, BUMI, TINS.
Related News
Harga Minyak Meledak, Koleksi Saham ASII, AALI, TINS, JPFA, dan PTBA
Jelang Rilis MSCI, IHSG Cenderung Tertekan
IHSG Berpeluang Rebound, Analis Soroti Tiga Sentimen Utama
Mengapa MSCI Tak Lepas dari Bayang-Bayang Morgan Stanley?
Ada Calon IPO Jumbo Disebut-Sebut Bos Danantara!
Gagal Nanjak, IHSG Awal Pekan Ditutup Anjlok 0,92 Persen ke 6.905,62





