IHSG Diramal Lanjutkan Pelemahan, Investor Wajib Cermati Katalis dan Rekomendasinya
:
0
EmitenNews.com — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga penutupan perdagangan kemarin, Selasa (19/4) melemah-1,04% atau 76,057 point di level 7.199,232. Sementara investor asing mencatatkan pembelian bersih alias net buy Rp432,7 miliar diseluruh pasar.
Liza Camelia Suryanata Senior Analis Henan Putihrai Sekuritas, dalam riset harianya, Rabu (20/4/2022) mengatakan, setelah candle Bearish Engulfing kemarin, secara teknikal masih ada resiko bahwa pelemahan IHSG akan berlanjut ke Support berikut yaitu MA20 sekaligus lower channel (green) di sekitar 7150. Pertahanan terakhir ini yang akan mencegah perjalanan Uptrend IHSG terganggu dan malah membuatnya tergelincir ke jurang 7000 (hopefully di Support psikologis itu MA50 akan lebih kuat menjaga).
Secara sentimen para pelaku pasar bisa memperhatikan DJIA (+1.45%), S&P500 (+1.61%), Stoxx600 (-0.77%), DAX (-0.07%) Bursa AS Selasa (19/4) ditutup menguat. IBM melaporkan kinerja 1022 yang positif, sedangkan Netflix merilis berita pihaknya kehilangan 200 ribu pengguna di periode yang sama. Saham Disney, Warner Bros dan Paramount jatuh seiring berita Netflix tersebut. Imbal hasil US Treasury 10 tahun mencapai 2,94%, titik tertingginya sejak Desember 2018.
Sementara itu, bursa Eropa ditutup melemah menyusul adanya indikasi perluasan pergerakan pasukan Rusia di Ukraina. Adapun, Bank Dunia menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi global, dari 4,1% menjadi 3,2%. Demikian juga dengan IMF. Harga minyak turun 59 setelah kedua lembaga tersebut memangkas prospek pertumbuhan ekonomi global dan menegaskan inflasi menjadi ancaman nyata bagi banyak negara.
Melihat kondisi saat ini Liza menyarankan saham-saham pilihan untuk tengah pekan adalah Archi Indonesia (ARCI), Perusahaan Gas Negara (PGAS), Bank Jatim (BJTM) dan Indocement Tunggal Prakarsa (INTP).
Related News
FTSE Benamkan DSSA hingga DAAZ, Analis: Dampaknya Tak Sedahsyat MSCI
Kanada Naikkan Pajak Konten Streaming Tiga Kali Lipat, AS Berang
Dow Jones Cetak Rekor Lagi Karena Potensi Gencatan Senjata di Timteng
FTSE Russel Rilis Syarat Saham Bisa Masuk dan Keluar Indeks, Gimana?
Review Indeks FTSE Russel, DSSA dan Saham Ini Resmi Dikeluarkan
IHSG Menguat ke 6.162, Tiga Saham Prajogo Hijau, DSSA Ambruk Lagi





