EmitenNews.com—Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan kemarin, Selasa (17/1) menguat 1,19% atau 79,28 poin ke level 6.767,34. Total volume transaksi yang diperdagangkan mencapai 25,84 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 12,29 triliun. Sebanyak 320 saham menguat, 222 saam yang melemah dan 175 saham stagnan.
Hari ini IHSG diperkirakan masih akan bergerak pada range support di level 6654 dan posisi resistance terdekat ada di 6789, kata William Surya Wijaya CEO Yugen Bertumbuh Sekuritas, Rabu (18/1/2023).
Perkembangan pergerakan IHSG saat ini terlihat masih memiliki kecenderungan menguat dalam jangka pendek dan telah berhasil menggeser rentang konsolidasi ke arah yang lebih baik, namun momentum koreksi wajar masih dapat terus dimanfaatkan oleh investor baik jangka pendek, menengah maupun panjang, untuk melakukan trading ataupun investasi jangka pendek, hari ini IHSG berpotensi menguat terbatas.
Saham-saham pilihan masih jatuh pada emiten beg caps seperti INDF, BMRI, ITMG, BBCA, TLKM, ASRI dan AKRA.
Related News
IHSG Lanjut Merosot ke 7.362, Hanya Dua Sektor yang Mampu Bertahan
IHSG Sesi I (12/3) Balik Arah ke 7.429, Dipandu Saham Bank & Batu Bara
Ikuti Wall Street, IHSG Berkubang Zona Merah
Kembali Koreksi, IHSG Susuri Level 7.226
IHSG Tertekan, Angkut Saham WIFI, TOBA, UNVR, dan BSDE
IHSG Melemah ke 7.389, Sektor Energi Jadi Penekan Utama





