IHSG Ditutup Naik 0,67 Persen, Saham Tambang Penggeraknya
Pergerakan saham di BEI
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 47,85 poin atau naik 0,67% ke 7.142,46 pada akhir perdagangan Rabu (21/5).
Penguatan IHSG didorong Delapan indeks sektor yang naik Sedangkan tiga indeks sektoral lainnya masuk zona merah.
Indeks sektoral dengan kenaikan terbesar adalah sektor barang baku yang naik 2,29%, sektor kesehatan naik 1,50% dan sektor properti yang naik 1,33%.
Sedangkan indeks sektoral yang melemah adalah sektor teknologi yang turun 2,35%, sektor perindustrian turun 0,45% dan sektor energi yang turun 0,01%.
Total volume perdagangan saham di bursa hari ini mencapai 26,17 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 14,98 triliun. Sebanyak 349 saham naik, 270 saham turun dan 190 saham stagnan.
Saham-saham yang yang mengalami kenaikan harga diantaranya UNIC sebesar Rp550 menjadi Rp9.150 per lembar dan INCO sebesar Rp370 menjadi Rp3.300 per lembar serta CITA sebesar Rp290 menjadi Rp4.390 per lembar.
Saham-saham yang mengalami penurunan harga diantaranya DCII sebesar Rp4.025 menjadi Rp151.975 per lembar dan MLPT sebesar Rp3.600 menjadi Rp26.250 per lembar serta CUAN sebesar Rp500 menjadi Rp11.175 per lembar.
Saham-saham yang teraktif diperdagangkan diantaranya ANTM sebanyak 47.517 kali senilai Rp94,8 miliar kemudian PGEO sebanyak 46.234 kali senilai Rp596,3 miliar dan BBCA sebanyak 34.929 kali senilai Rp1,64 triliun.
Top gainers LQ45 hari ini adalah, Vale Indonesia Tbk (INCO) (12,63%), Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) (10,10%) dan AKR Corporindo Tbk (AKRA) (8,27%).
Sedangkan Top losers LQ45 hari ini Astra International Tbk (ASII) (-3,91%), GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) (-2,78%) dan Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) (-2,26%).
Related News
10 Sektor Jadi Pendorong, IHSG Awal Pekan Tancap Gas ke 8.859,19
3 Emiten Asuransi Paling Terdampak POJK 23, Bakal Aksi Korporasi Baru?
Perkuat Strategi, Manulife Indonesia Gelar Mega Kick Off 2026
18 dari 19 Emiten Saham Asuransi Kompak Ngegas Hari Ini, Ada Apa?
Pupuk Kaltim Klaim Produksinya di 2025 Lampaui Target
Tambang Menggeliat, IHSG Tembus 8.804,84 di Sesi I





