IHSG Susuri Level 8.025-7.861
IHSG tampil mencolok dengan nuansa Imlek. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhir pekan lalu menguat menjadi 8.235. Transaksi perdagangan disertai dengan kemunculan volume pembelian. Oleh sebab itu, potensi indeks masih berpeluang untuk melanjutkan apresiasi.
Dengan demikian, sepanjang perdagangan hari ini, Senin, 2 Maret 2026, indeks akan menyusuri area support 8.025-7.861, dan posisi resistance 8.306-8.437. Berdasar data itu, MNC Sekuritas menyarankan para investor untuk mengoleksi sejumlah saham andalan berikut.
Yaitu, Indika Energy (INDY) buy on weakness Rp3.470-3.620 per saham dengan target Rp3.910-4.200 per lembar, dan stop loss Rp3.320 per helai. Triputra Agro (TAPG) buy on weakness Rp1.550-1.605 per helai dengan proyeksi Rp1.670-1.745 per lembar, dan stop loss Rp1.535 per saham.
Telkom Indonesia (TLKM) buy on weakness Rp3.410-3.510 per helai dengan proyeksi Rp3.660-3.810 per saham, dan stop loss Rp3.390 per lembar. Unilever (UNVR) buy on weakness Rp2.370-2.340 per lembar dengan target Rp2.490.2.590 per saham, dan stop loss Rp2.300 per eksemplar. (*)
Related News
IHSG Lanjut Merosot ke 7.362, Hanya Dua Sektor yang Mampu Bertahan
IHSG Sesi I (12/3) Balik Arah ke 7.429, Dipandu Saham Bank & Batu Bara
Ikuti Wall Street, IHSG Berkubang Zona Merah
Kembali Koreksi, IHSG Susuri Level 7.226
IHSG Tertekan, Angkut Saham WIFI, TOBA, UNVR, dan BSDE
IHSG Melemah ke 7.389, Sektor Energi Jadi Penekan Utama





