IHSG Ditutup Rekor Baru Lagi Level 7.761, Sektor Ini Pendorongnya
:
0
Screen pergerakan IHSG
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup kembali mencetak rekor tertinggi sepanjang masanya atau all time high (ATH) pada hari ini. IHSG menguat 58,64 poin atau 0,76% ke 7.761,38 pada akhir perdagangan Selasa (10/9).
IHSG bergerak variatif dari batas bawah di level 7.702 hingga batas atas pada level 7.764 setelah dibuka pada level 7.702.
Kenaikan IHSG hingga penutupan hari ini didorong penguatan Delapan indeks sektor. Sedangkan tiga indeks sektoral lainnya melemah.
Indeks sektoral dengan kenaikan terbesar adalah sektor teknologi yang naik 2,29%, sektor infrastruktur naik 1,63% dan sektor barang konsumen primer yang naik 0,95%.
Sedangkan indeks sektoral yang melemah adalah sektor perindustrian yang turun 1,03%, sektor energi turun 0,09% dan sektor barang baku yang turun 0,06%.
Total volume perdagangan saham di bursa hari ini mencapai 22,65 miliar saham dengan total nilai Rp 10,72 triliun. Sebanyak 306 saham naik, 276 saham turun dan 215 saham stagnan.
Top gainers LQ45 hari ini adalah PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) (10,63%), PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) (5,66%), dan PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) (4,76%).
Top losers LQ45 hari ini adalah PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) (-4,13%), PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) (-2,57%), dan PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) (-2,54%).
Saham-saham yang yang mengalami kenaikan harga diantaranya DCII sebesar Rp875 menjadi Rp41.750 per lembar dan BREN sebesar Rp750 menjadi Rp11.500 per lembar serta DNET sebesar Rp600 menjadi Rp11.300 per lembar.
Saham-saham yang mengalami penurunan harga diantaranya ITMG sebesar Rp1.125 menjadi Rp26.100 per lembar dan LIFE sebesar Rp950 menjadi Rp5.050 per lembar serta UNTR sebesar Rp550 menjadi Rp26.700 per lembar.
Related News
Transaksi Sepi, IHSG Sesi I (28/7) Berakhir Sideways di Level 6.183
IHSG Bergerak Volatil, Dibuka Turun 0,2 Persen ke Level 6.173
Minyak Drop, IHSG Siap Rebound
IHSG Hari Ini Potensi Balik Menguat?
Tunggu Bos Baru BI, IHSG Konsolidatif
Siap Gelar Fit and Proper Test, DPR Minta BI Tetap Independen





