IHSG Lanjut Menguat, Gulung Saham ASII, MBMA, dan DAAZ
Suasana penutupan perdagangan IHSG edisi 2025 di Main Hall Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhir pekan lalu menguat 1,18 persen menjadi 8.329. Transaksi perdaganan mulai didominasi oleh volume pembelian. Oleh sebab itu, potensi indeks untuk melanjutkan penguatan masih sangat terbuka.
Sepanjang perdagangan hari ini, Senin, 2 Februari 2026, indeks akan menjelahi area support 7.985-7.762, dan posisi resistance 8.341-8.590. Berdasar data itu, MNC Sekuritas menyarankan para pelaku pasar untuk mengoleksi sejumlah saham andalan berikut.
Yaitu, Astra (ASII) buy on weakness Rp6.200-6.325 per saham dengan proyeksi Rp6.600-6.800 per helai, dan stop loss Rp5.975 per lembar. Daaz Bara (DAAZ) buy on weakness Rp3.540-3.670 per helai dengan proyeksi Rp3.900-4.340 per saham, dan stop loss Rp3.350.
Essa Industries (ESSA) buy on weakness Rp610-645 per helai dengan proyeksi Rp710-750 per saham, dan stop loss Rp585 per lembar. Merdeka Battery (MBMA) speculative buy Rp665-700 per saham dengan proyeksi Rp755-780 per helai, dan stop loss Rp645 per lembar. (*)
Related News
Euforia IHSG 10.000 ke Koreksi Terdalam, Ambruk 24,27 Persen dari ATH
Pipa Gas Cisem 2 Mengalir Perdana
Cadangan BBM Cukup 28 Hari, Pemerintah Minta Masyarakat Tetap Tenang
BTN dan Insan Pers Salurkan 600 Paket Sembako Jelang Lebaran
Jalin Permudah Nasabah BRI dan BJB Tarik Tunai dari Aplikasi GoPay
Jasa Marga Kantongi Kredit Sindikasi Rp19,72T Untuk Tol Yogya-Bawen





