IHSG Masih Sideways, Sentimen Pergerakan Rupiah Jadi Katalisnya
:
0
EmitenNews.com — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menjalani episode suram. Sepanjang pekan tepatnya 9-13 Mei 2022, IHSG drop 8,73 persen menjadi 6.597,993 dari posisi pekan sebelumnya di kisaran 7.228,914.
Kapitalisasi pasar bursa pekan ini juga menunjuk data menyesakkan dada. Kapitalisasi pasar mengalami koreksi 7,23 persen menjadi Rp8.864,560 triliun dari periode sebelumnya dengan torehan Rp9.555,009 triliun.
Mengawali pekan pendek ini, IHSG diramal masih akan berkutat pada range support di 6541 dan resistance pada level 6702, kata William Surya Wijaya selaku CEO Indosurya Bersinar Sekuritas, Selasa (17/5/2022).
Perkembangan pergerakan IHSG pada hari ini akan diwarnai oleh rilis data perekonomian neraca perdagangan yang disinyalir masih akan berada dalam kondisi stabil, sedangkan tekanan yang terjadi dalam pergerakan IHSG saat ini terlihat masih dipengaruhi oleh sentimen dari pergerakan nilai tukar Rupiah.
Oleh karena hal itu, sehingga pola gerak market masih terlihat memiliki potensi bergerak sideways dalam jangka pendek, namun selama support level masih dapat dipertahankan dengan kuat maka momentum fluktuatif harga masih dapat dimanfaatkan oleh investor untuk melakukan trading harian.
Saham pilihan saat ini adalah Unilever Indonesia (UNVR), Astra International (ASII), Bank BCA (BBCA), Semen Indonesia (SMGR), Indo Tambangraya Megah (ITMG), HM Sampoerna (HMSP), Tower Bersama Infrastructure (TBIG) dan Ciputra Development (CTRA).
Related News
Astra Berkarya dan Tumbuh Bersama Indonesia
Dari Rumor Menjadi Nyata, Haji Isam Kini Genggam 30% Saham BYAN
TRIN Masuk Daftar Top Losers Sepekan, Intip Rinciannya!
Intip Top Gainers Sepekan, Ada AKKU hingga Saham HSC Ini
IHSG Menguat Tipis dalam Sepekan, Kapitalisasi Pasar Sentuh Rp10.701T
Bittime: Empat Faktor Ini Perlu Dicermati Investor Kripto di Q4 2026





