EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Selasa (4/8/2026) mencatat kinerja impresif dari awal hingga penutupan perdagangan. Indeks komposit melambung 38,11 poin atau 1,37% ke 6.319,63 sekaligus sebagai catatan tertinggi intraday.

IHSG konsisten menguat sejak awal perdagangan dan mendorong kapitalisasi pasar menyentuh Rp11.054 triliun. Sebanyak 399 saham menguat dan menopang laju positif indeks. Sebanyak 224 saham melemah dan 180 saham lainnya stagnan.

Volume perdagangan saham capai 33,49 miliar saham dengan frekuensi 2,12 juta kali dan nilai transaksi tembus Rp12,96 triliun.

Sementara itu, saham Bank Central Asia (BBCA) menjadi penggerak utama transaksi senilai Rp892,4 miliar dan harga naik 3,17% ke Rp6.500.

Berikutnya Bank Rakyat Indonesia (BBRI) Rp579,6 miliar dan harga menguat 1 32% ke Rp3.060. Chandra Asri Pacific (TPIA) masuk jajaran top value Rp518,5 miliar namun harga sahamnya turun 0,48% ke Rp2.070.

Saham-saham yang mencatat transaksi terbesar selanjutnya adalah Bank Mandiri (BMRI) Rp512 miliar, dan Buana Lintas Lautan (BULL) Rp331,3 miliar. Keduanya mencatat penguatan harga.

Untuk top gainers LQ45, Indika Energy (INDY) mencatat penguatan tertinggi 7,69% ke Rp2.520, disusul Alamtri Minerals (ADMR) naik 7% ke Rp1.605, dan Merdeka Copper Gold (MDKA) menguat 6,99% ke Rp2.910 per saham.

Di lain sisi, Mitra Adiperkasa (MAPI) yang merosot 6,07% ke Rp1.780 jadi penghuni utama top losers LQ45 bersama Essa Industries (ESSA) yang melemah 1,6% ke Rp615, dan XL Smart Telecom (EXCL) turun 0,79% ke Rp2.510 per saham.