IHSG Mendadak Junam ke Level 6.000 Usai Sempat Dibuka Naik!
:
0
Potret merah IHSG. Foto: EmitenNews.
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik tertekan pada perdagangan Rabu (29/7/2026) pagi. IHSG berbalik ke zona merah setelah sempat dibuka menguat di awal sesi.
Mengutip data RTI Business pukul 09.50 WIB, IHSG melemah 52,675 poin atau 0,86% ke level 6.077,912.
Padahal pada pukul 09.15 WIB, IHSG sempat berada di zona hijau dan menyentuh level tertinggi hari ini di 6.174,413. Setelah itu indeks berbalik arah dan terus tertekan hingga menyentuh level terendah 6.076,245. IHSG dibuka di level 6.141,162.
Technical Analyst, BRI Danareksa Sekuritas, Reza Diofanda menilai pasar saat ini masih "wait and see".
Beberapa sentimen yang disorot antara lain "transisi kepemimpinan BI" setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri, hasil rapat "FOMC yang diperkirakan menahan FFR di 3,50%–3,75%", serta "pelemahan Rupiah yang mendekati Rp18.100/US$".
Ditambah lagi "harga minyak Brent melonjak +4% ke US$88/barel" di tengah eskalasi konflik di Timur Tengah.
Lebih lanjut, Reza Diofanda menyebutkan "ketidakpastian arah kebijakan moneter dan independensi BI masih menjadi faktor yang menjaga volatilitas pasar tetap tinggi".
Ia juga menilai "nada hawkish dari The Fed dapat menekan pasar negara berkembang dan dolar AS", sementara "pelemahan Rupiah berisiko menekan saham ber-eksposur impor dan arus modal asing".
Untuk harga minyak, riset tersebut mencatat "lonjakan harga berpotensi meningkatkan risiko inflasi global dan beban subsidi energi, sekaligus membatasi ruang gerak IHSG".
Nyaris Semua Sektor Merah
Related News
BBM Subsidi Batal Naik, Prabowo Kebut PLTS 100 GW
IHSG Cenderung Koreksi, Serok Saham-Saham Berikut
Kejar Industri Hijau, Kemenperin Siapkan Insentif Fiskal
Potensial Koreksi, IHSG Uji Level 6.050
Bukan Cuma Kripto, OJK Pakai Tokenisasi Suntik UMKM
Ketidakpastian Bos BI Bayangi IHSG, Potensi Lanjutkan Koreksi





