EmitenNews.com - Mayoritas data perdagangan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 4-8 April 2022 mengorbit zona positif. Peningkatan tertinggi sepekan terakhir menyambangi frekuensi perdagangan. Di mana, rata-rata frekuensi harian menanjak 8,90 persen menjadi 1.352.621 transaksi dari pekan sebelumnya 1.242.024 transaksi.


Sementara Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan Jumat, 8 April 2022 berakhir di zona hijau. Sukses menyentuh level psikologis baru, yaitu 7.200. Tepatnya, menghuni posisi 7.210,835, meningkat 1,87 persen dari posisi pekan sebelumnya di kisaran 7.078,760. 


William selaku CEO Indosurya Bersinar Sekuritas dalam riset harianya, Senin (11/4/2022). Mengatakan, pergerakan IHSG yang kembali mencetak all time high sepanjang masa merupakan langkah pencapaian rekor baru yang spektakuler di tengah perlambatan ekonomi yang masih berlangsung.


“Hal ini merupakan prestasi tersendiri bagi pasar modal Indonesia, namun risiko terhadap potensi terjadinya koreksi jangka pendek tetap perlu diwaspadai mengingat kenaikan yang terjadi sudah cukup terbatas,” ujar Dia.


Namun masih tercatatnya capital inflow yang terjadi secara massive dapat menjadi salah satu faktor penunjang dari pertumbuhan tingkat kepercayaan investor ke pasar modal Indonesia.


Hari ini IHSG berpotensi bergerak menguat terbatas tepatnya pada range support di level 7038 dan resistancenya di level 7227. Saham-saham pilihan di awal pekan ini adalah Bank BCA (BBCA), Astra Agro Lestari (AALI), Semen Indonesia (SMGR), Astra International (ASII), Indofood (INDF), Bank BNI (BBNI), Telkom Indonesia (TLKM) dan PP London Sumatra Indonesia (LSIP).