IHSG Rawan Koreksi, Angkut Saham INET, PGEO, dan BRPT
Suasana penutupan perdagangan IHSG edisi 2025 di Main Hall Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin menguat 0,05 persen menjadi 8.980. Transaksi perdagangan disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian. Meski skenario indeks masih positif namun belum sepenuhnya lepas dari ancaman koreksi.
Oleh sebab itu, sepanjang perdagangan hari ini, Rabu, 28 Januari 2026, indeks akan menjelajahi area support 8.852-8.816, dan posisi resistance 9.039-9.120. Menilik data itu, MNC Sekuritas menyarankan para pelaku pasar untuk mengoleksi sejumlah saham andalan berikut.
Yaitu, Barito Pacific (BRPT) buy on weakness Rp2.560-2.630 per saham dengan proyeksi Rp2.840-2.960 per helai, dan stop loss Rp2.520 per lembbar. Sinergi Inti (INET) Rp412-34 per eksemplar dengan target Rp468-492 per lembar, dan stop loss Rp392 per lembbar.
Pertamina Energi (PGEO) buy on weakness Rp1.220-1.240 per lembar dengan proyeksi Rp1.305-1.355 per saham, dan stop loss Rp1.180 per helai. United Trators (UNTR) Rp24.975-25.400 per helai dengan target Rp25.800-26.175 per saham, dan stop loss Rp24.550. (*)
Related News
Wow! Pos Indonesia Siapkan Internet 100 Mbps Cuma Rp100 Ribu Per Bulan
IHSG Nyungsep Imbas Pembekuan MSCI, BEI Buka Suara
Wall Street Melaju, IHSG Cenderung Koreksi
MSCI Bekukan Lonjakan Bobot Saham Indonesia
Sideways, IHSG Arungi 8.850-9.050
IHSG Naik Tipis 0,05 Persen, Sektor Teknologi Pimpin Penguatan





