EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat penguatan signifikan pada penutupan perdagangan kemarin (8/4/2026) sebesar 4,42 persen ke level Rp7.279, disertai peningkatan volume pembelian.

Berdasarkan riset MNC Sekuritas, penguatan itu dinilai belum sepenuhnya mengonfirmasi perubahan tren menjadi bullish.

Pergerakan IHSG saat ini, lanjut MNC Sekuritas, masih tertahan di area moving average 20 (MA20) yang menunjukkan tekanan teknikal belum sepenuhnya mereda.

“Posisi IHSG saat ini masih berada pada bagian dari wave (v) dari wave [c] dari wave A pada label hitam sehingga IHSG masih rawan terkoreksi ke area 6,745-6,849,” tulis riset tersebut.

Dalam skenario terbaik (best case), lanjut riset, IHSG diperkirakan telah menyelesaikan fase koreksi wave A dan berpotensi melanjutkan penguatan ke area Rp7.323-7450. Adapun level support berada di kisaran Rp7.020 dan Rp6.917, sedangkan resistance di level Rp7.302 hingga Rp7.440.

Sejumlah saham masuk dalam daftar top picks, di antaranya:

BIPI

PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) menguat 13,33 persen ke level 238, didorong volume pembelian yang meningkat dan berhasil menembus MA20.

Buy on Weakness: 212-228

Target Price: 262, 280

Stoploss: below 204

BRMS

PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) naik 13,82 persen ke level 865 dan telah berada di atas MA200.

Buy on Weakness: 775-830

Target Price: 940, 980

Stoploss: below 720

MBMA